Breaking News:

Nakes yang Dilumuri Kotoran oleh Keluarga Pasien Covid-19 Mengaku Juga Dapat Ancaman SMS

Selain dilumuri kotoran manusia, tenaga kesehatan (nakes) yang menjemput pasien Covid-19 di Rusun Bandarejo, mengalami ancaman.

(Dok. Diskominfo Kabupaten Bangli)
Ilustrasi petugas medis 

TRIBUNPAPUA.COM - Selain dilumuri kotoran manusia, tenaga kesehatan (nakes) yang menjemput pasien Covid-19 di Rusun Bandarejo, Kecamatan Sememi, ternyata juga mengalami ancaman melalui short message service ( SMS).

"Nakes selain dilumuri kotoran manusia juga mendapatkan ancaman melalui SMS," kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, saat dikonfirmasi, Jumat (2/10/2020) sore.

Informasi itu disampaikan salah satu nakes yang melapor ke Polrestabes Surabaya.

 "Nanti juga akan kami proses melalui Undang-Undang ITE," terang Sudamiran.

Tiga nakes yang dilumuri kotoran manusia tersebut, kata Sudamiran, juga melaporkan apa yang dialami kepada Polrestabes Surabaya.

Polrestabes Surabaya tentu akan memproses laporan tersebut dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

"Beberapa saksi belum bisa dihadirkan karena kami menunggu hasil tes swab," ujar dia.

Pemkab Cari Hotel untuk Tempat Karantina 82 Tenaga Medis di Manokwari yang Terjangkit Covid-19

Kronologi

Seorang petugas yang memakai APD dengan Hazmat lengkap mengalami kejadian tak menyenangkan.

Ia dilumuri kotoran oleh keluarga salah seorang pasien yang hendak dijemput untuk dibawa ke rumah sakit.

Foto petugas tersebut tersebar. Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan peristiwa itu terjadi di Rusun Bandarejo Surabaya.

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved