Breaking News:

Soal UU Cipta Kerja, Ridwan Kamil: Saran Saya, Kita Terima Dulu, kemudian Evaluasi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyarankan agar buruh dan masyarakat tidak terburu-buru menolak UU Cipta Kerja yang baru disahkan DPR dan pemerintah

Instagram/@ridwankamil
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil 

TRIBUNPAPUA.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyarankan agar buruh dan masyarakat tidak terburu-buru menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang baru disahkan DPR dan pemerintah.

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, semua pihak sebaiknya menerima dulu Undang-Undang yang baru itu.

Kemudian, apabila di kemudian hari ada yang dinilai tidak sesuai, baru dilakukan evaluasi.

"Saran saya, kita terima dulu, kemudian evaluasi, dalam setahun dua tahun, apakah pelaksanaannya menyejahterakan semua orang, mengadilkan ekonomi. Kalau kurang, kita revisi, kita evaluasi. Kalau baik, kita teruskan," ujar Emil kepada wartawan, Selasa (6/10/2020).

Emil mengajak semua pihak untuk bersama-sama saling memonitor dampak dari UU tersebut.

"Pada dasarnya kita harus jangan kaku, yang namanya hal seperti ini pasti ada dinamika," kata Ridwan Kamil.

Sebelumya, DPR dan pemerintah mengesahkan omnibus law UU Cipta Kerja pada rapat paripurna di Gedung DPR RI pada Senin kemarin.

Pengesahan UU ini menuai protes dari kalangan buruh dan pekerja.

Aksi unjuk rasa terjadi di sejumlah wilayah. Massa menolak pengesahan UU Cipta Kerja yang dinilai tidak berpihak pada kaum pekerja, bahkan dinilai dapat menyengsarakan buruh.

(Kompas.com/Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ridwan Kamil Sarankan UU Cipta Kerja Diterima Dulu, lalu Dievaluasi

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved