Breaking News:

Kades di Tuban Pukuli dan Jambak istrinya, Marah karena HP-nya Dipegang Korban

Seorang oknum kepala desa (kades) di Tuban, S (41), dilaporkan atas dugaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Tribun Bali/Prima
Ilustrasi penganiayaan. 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang oknum kepala desa (kades) di Tuban, S (41), dilaporkan atas dugaan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Oknum kades tersebut diduga telah menganiaya istrinya pada 28 Agustus 2020 lalu.

Penganiayaan bermula ketika sang istri memegang ponsel milik S.

Saat mengetahui hal itu, S langsung membentak dan memarahi istrinya.

Bahkan S memukul mulut korban sampai keluar darah.

Baca juga: Ayah di Kepri Pacari Anak Tiri sejak 2017, Hubungan Terlarang Terungkap karena Kecurigaan Istri

S juga menjambak rambut korban tiga kali, dan menarik lengan korban sampai lebam.

Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Yoan Septi Hendri, mengatakan pihaknya masih mendalami laporan terkait KDRT yang dilakukan oknum kades tersebut.

"Kami masih dalami laporan itu," ujar Yoan kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (15/10/2020).

Pihaknya sudah memeriksa korban dan pamannya.

Sementara itu, oknum kades tersebut juga sudah dipanggil.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved