Breaking News:

Liga 1

Masuk 5 Besar Raja Gol di Liga Indonesia, Ini Prestasi Striker Persipura Jayapura Boaz Solossa

Lima sosok asli putra Indonesia ini berhasil menyabet status pencetak gol terbanyak di sepanjang Liga Indonesia.

instagram/boazsolossa
Boaz Solossa 

Pasalnya saat bersama Persebaya, akhirnya Kurniawan sanggup mendapatkan gelar juara Liga Indonesia pertama kalinya.

Kurniawan menyebut itu semua tak terlepas dari peran pelatih dan pemain Persebaya.

"Dari tim pelatih, coach Jacksen F Tiago benar-benar mengerti keadaan kami dan bisa mencairkan suasana," kata Kurniawan.

"Walaupun banyak pemain timnas, kami bisa menekan ego masing-masing untuk kepentingan Persebaya," ujarnya.

3. Bambang Pamungkas

Bambang Pamungkas menjadi top scorer Liga Indonesia pada tahun 2000.

Bersama Persija, Bambang meraih gelar tersebut dengan torehan 24 gol semusim.

Akan tetapi, meski berstatus pencetak gol terbanyak, pemain yang sering disapa Bepe ini belum bisa membawa gelar juara Liga Indonesia ke Jakarta.

Juara Liga Indonesia 2000 didapatkan oleh PSM Makassar.

Satu musim berselang, Bepe mewujudkan mimipnya.

Pada Liga Indonesia musim 2001, Bepe akhirnya berhasil membawa Persija meraih gelar juara.

Meski tak menjadi top scorer dimusim tersebut peran Bepe untuk Macan Kemayoran sangatlah penting.

Pasalnya dengan dua gol Bepe di laga final yang membuat Persija mengunci gelar juaranya.

Baca juga: Kota Jayapura New Normal, Persipura Jayapura Harus Kembali Jalani Latihan Vitual

Dua gol pemain bernomor punggung 20 tersebut dilesatkan kegawang PSM Makassar dan membuat timnya menang dengan skor 3-2.

Sementara itu, karier Bepe memang sangat lekat dengan Persija.

Sebagian besar waktunya di sepak bola ia habiskan bersama tim asal Ibu Kota Indonesia ini.

Meski sempat berkarier di Malaysia pada tahun 2005 tetapi Bepe kembali kepelukan Persija dua tahun berselang.

Bepe akhirnya memutuskan pensiun pada tahun 2019, Bepe tetap mekahiri kariernya di Persija.

Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan
Bambang Pamungkas dan Ismed Sofyan (persija.id)

4. Ilham Jaya Kesuma

Berbeda dari tiga nama sebelumnya, Ilham Jaya Kesuma dapat meraih gelar top scorer Liga Indonesia sebanyak dua kali.

Hal tersebut terjadi pada musim 2002 dan 2004.

Semua capain Ilham diraih bersama Persita Tangerang.

Pada musim 2002, lelaki kelahiran Palembang ini menjadi top scorer dengan torehan 26 gol.

Dua musim berselang Ilham mengulangi prestasinya dengan mencetak 22 gol pada tahun 2004.

Meski sukses secara individu tetapi Ilham Jaya Kesuma tak seberuntung Kurniawan dan Bepe.

Pasalnya Ilham belum pernah merasakan gelar juara.

Bersama Persita, prestasi tertinggi adalah runner-up Divisi Utama Liga Indonesia musim 2002.

Sementara bersama timnas Indonesia, Ilham mendapatkan peringkat kedua di ajang Piala AFF 2004.

Kemudian, saat Ilham tak menjadi pemain, ia kembali merasakan posisi kedua.

Tepatnya saat menjadi asisten pelatih Persita di Liga 2 2019.

Dilansir dari Wartakota, dari situlah, Ilham akan terus bekerja keras mengejar mimpinya yang belum tercapai yaitu menjadi juara bersama Persita.

"Impian saya hanya satu," kata Ilham.

"Alangkah baiknya jika suatu saat nanti, saya bersama Persita Tangerang bisa meraih juara, itu saja," tuturnya.

Baca juga: Persipura Jalani Latihan Virtual setelah Tak Dapat Izin Satgas Covid-19 untuk Latihan di Lapangan

5. Boaz Solossa

Dari empat nama sebelumnya, Boaz bisa dikatakan sebagai penyerang lokal terbaik di Liga indonesia.

Pasalnya Boaz telah meraih gelar top scorer sebanyak tiga kali.

Bersama Persipura Jayapura, Boaz pertama kali meraih status pencetak gol terbanyak Liga Indonesia pada musim 2008 dengan 28 gol.

Namun kala itu Boaz harus berbagi tempatnya dengan Cristian Gonzales karena mecatatkan jumlah gol yang sama.

Dua tahun berselang, gelar top scorer Liga Indonesia kembali didapatkan Boaz.

Pada tahun 2010, pemain yang sering disapa Boci ini menghasilkan 22 gol dalam semusim.

Terakhir status pencetak gol terbanyak Liga Indonesia didapatkan Boaz pada tahun 2013 dengan 25 gol semusim.

Tak hanya terakhir bagi Boaz rupanya catatan ini juga menjadi terakhir bagi pemain lokal Indonesia yang sanggup menduduki pemuncak daftar pencetak gol terbanyak Liga Indonesia.

Ini tentu menjadi pukulan bagi striker lokal Indonesia.

Pasalnya meski bermain di tanah sendiri, para pemain Indonesia harus kalah bersaing dengan pemain luar .

Kita lihat saja pada musim ini, dari tiga laga Liga 1 2020 yang telah dimulai, dalam 10 daftar pencetak gol terbanyak hanya ada dua nama asli Indonesia.

Nama yang dimaksud adalah Kushedya Hari Yudo (Arema FC), dan Evan Dimas (Persija Jakarta).

Yudo dan Evan sama-sama mengoleksi dua gol.

Sementara pemuncak top scorer sementara Liga 1 2020 ditempati pemain Persib asal Brasil, Wander Luiz dengan 4 gol.

Semoga saja untuk kedepannya, striker-striker Indonesia bisa kembali menunjukkan tajinya

Sehingga pemain kita bisa kembali merebut kejayaannya di dunia sepak bola Tanah Air.

(BolaSport.com)

Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Lima Putra Bangsa Peraih Tahta Raja Gol di Bumi Pertiwi

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved