Breaking News:

Ganjar Pastikan UMP Jateng Naik 3,27 Persen meski Pusat Tolak Kenaikan UMP

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan UMP di Jawa Tengah akan naik tahun depan.

Kompas.com | Totok Wijayanto
Ilustrasi rupiah - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan UMP di Jateng naik tahun depan. 

TRIBUNPAPUA.COM - Di tengah munculnya edaran pemerintah pusat yang menyatakan tak ada kenaikan Upah Minimum, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan UMP di Jateng naik tahun depan.

Adapun, tidak adanya kenaikan UMP tertuang dalam Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Bahkan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyebut, hingga Rabu (28/10/2020), ada 18 provinsi yang telah mengumumkan sepakat tak menaikkan UMP.

UMP Jateng jadi Rp 1,798 juta

Ganjar memastikan, UMP 2020 di Jateng yang senilai Rp 1.742.015 menjadi Rp 1.798.979,12 pada 2021.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. (KOMPAS.COM/NAZAR NURDIN)

Baca juga: Ini Kata Menteri Ketenagakerjaan soal Kepastian Subsidi Gaji di Tahun 2021

Dia mengaku telah berkomunikasi dengan serikat pekerja dan pihak-pihak terkait sebelum memutuskan kenaikan tersebut.

Penetapan itu berpedoman pada Peraturan Pemerintah 78 tahun 2015 tentang Pengupahan.

"Kami sudah menggelar rapat dengan berbagai pihak dan sudah mendengarkan masukan. Sudah kami tetapkan UMP Jateng tahun 2021 sebesar Rp 1.798.979,12," kata Ganjar di rumah dinasnya, Puri Gedeh, Jumat (30/10/2020).

Dasar kebijakan Ganjar

Ganjar memiliki dasar memutuskan menaikkan UMP di tengah pandemi.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved