Breaking News:

Bagaimana jika Trump dan Biden Tak Memperoleh 270 Electoral Votes sebagai Syarat Menang Pilpres AS?

Calon presiden (capres) Amerika Serikat ( AS) Joe Biden dan Donald Trump bersaing ketat dalam pilpres AS 2020.

JIM WATSON, SAUL LOEB / AFP
Kombinasi gambar yang dibuat pada tanggal 29 September 2020 ini menunjukkan Presiden AS Donald Trump (Kiri) dan calon Presiden dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden, bersiap-siap selama debat presiden pertama di Case Western Reserve University dan Cleveland Clinic di Cleveland, Ohio pada 29 September 2020. 

TRIBUNPAPUA.COM – Calon presiden (capres) Amerika Serikat ( AS) Joe Biden dan Donald Trump bersaing ketat dalam pilpres AS 2020.

Sebagaimana pilpres AS sebelumnya, kemenangan bukan ditentukan oleh suara publik (popular vote) tapi Electoral College (Dewan Elektoral).

Rakyat AS sebenarnya memilih Electoral College ini setiap empat tahun.

Para pejabat yang duduk di Electoral College inilah yang sebenarnya menentukan siapa presiden dan wakil presiden baru AS.

Setiap elector mewakili jatah satu electoral vote, dan capres harus meraup minimal 270 electoral votes untuk melenggang ke Gedung Putih.

Tapi bagaimana jika kedua capres tidak mendapat 270 electoral votes namun masing-masing mentok mendapatkan 269 electoral votes? Hanya kurang satu suara saja untuk menjadi Presiden AS?

Baca juga: Meski Perhitungan Suara Belum Selesai, Trump Klaim Kemenangan di Pilpres AS: Kita Sudah Memenanginya

Apa yang terjadi jika kandidat seri?

Perolehan suara seri dengan masing-masing kandidat mendapat 269 suara dari Electoral College memang hampir mustahil terjadi.

Namun bukan berarti hal itu tidak bakal terjadi. Jika keadaan demikian benar-benar terjadi, konstitusi AS sebenarnya sudah mengaturnya.

Jika tidak ada calon presiden yang tidak ada yang mendapat 270 suara dari Electoral College, Konstitusi AS mengatakan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS-lah yang bakal memilih presiden.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan lawannya di pemilu 2020, mantan Wakil Presiden Joe Biden.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan lawannya di pemilu 2020, mantan Wakil Presiden Joe Biden. (AFP)
Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved