Breaking News:

Besok, Polda Metro Jaya akan Periksa Rizieq Shihab terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Jaya akan memeriksa petinggi organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab pada Selasa (1/12/2020).

Tribunnews/Jeprima
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab saat menyapa pendukung dan simpatisan saat tiba di sekitar markas FPI, Petamburan, Jakarta Pusat (10/11/2020). Kini ia akan menikahkan anaknya, dikabarkan menyebar 10 ribu undangan. 

TRIBUNPAPUA.COM - Pihak Polda Metro Jaya akan memeriksa petinggi organisasi masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab pada Selasa (1/12/2020).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan kepada Rizieq Shihab pada Minggu (29/11/2020).

Pemanggilan tersebut terkait kerumunan dalam acara maulid sekaligus pernikahan putri Rizieq Shihab pada 14 November 2020 di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Pemanggilannya untuk hari Selasa. Terkait acara akad nikah itu, kerumuman itu. Melanggar protokol kesehatan," ujar Yusri kepada Kompas.com, Minggu.

Baca juga: Buntut Kerumunan di Acara Rizieq Shihab, Kapolda Sebut Ada 4 Klaster Baru Covid-19

Yusri mengatakan, pada pemanggilan pertama itu pihaknya tidak hanya meminta keterangan Rizieq, tetapi juga pihak terkait yang terlibat dalam acara tersebut.

Namun, Yusri tidak mengatakan, siapa yang akan diperiksa selain Rizieq pada Selasa nanti.

Menuju Yusri, pemanggilan dilakukan setelah polisi menemukan unsur pidana pelanggaran protokol kesehatan dalam acara maulid sekaligus resepsi Rizieq Shihab.

"Jadi pasal sangkaannya kan di Pasal 160 KUHP, Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan, ada pasal 216 KUHP begitu lho," kata dia. 

Sebelumnya, Yusri mengatakan bahwa penyidik telah melakukan gelar perkara guna membuat terang kasus tersebut.

Baca juga: Warga Puncak Bogor akan Jalani Rapid Test Pasca-terjadinya Kerumunan Penyambutan Rizieq Shihab

"Gelar perkara kalau tidak salah tadi pagi sudah dilakukan dan sudah selesai," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (26/11/2020).

Berdasar pada hasil gelar perkara kasus itu, kata Yusri, kerumunan tersebut telah memenuhi unsur yang melanggar Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

"Memang betul setelah hasil gelar perkara memenuhi unsur-unsur persangkaan pasal Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan," kata dia. 

(Kompas.com/Tria Sutrisna)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Kasus Kerumunan di Petamburan, Polda Metro Periksa Rizieq Shihab 1 Desember

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved