Breaking News:

Pasca-Insiden Massa Bakar Rumah Calon Bupati, Situasi Boven Digoel Papua Mulai Kondusif

Situasi di Kabupaten Boven Digoel, Papua, Selasa (1/12/2020) cukup kondusif pasca aksi massa pada Senin (30/11/2020) kemarin.

(KOMPAS.com/DHIAS SUWANDI)
Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal 

TRIBUNPAPUA.COM - Situasi di Kabupaten Boven Digoel, Papua, Selasa (1/12/2020) cukup kondusif pasca aksi massa pada Senin (30/11/2020) kemarin.

Sebelumnya, Senin kemarin massa membakar rumah Wakil Bupati Boven Digoel H Chaerul Anwar juga yang merupakan calon bupati nomor urut 2.

Massa juga melakukan perusakan kantor bupati, dan penganiayaan terhadap salah satu wartawan dan anggota Polres Boven Digoel.

Tak hanya itu, massa juga menyerang aparat keamanan yang bertugas di kantor KPU setempat.

Satu anggota Brimob terkena panah di bagian punggung kiri.

Baca juga: Rumah Calon Bupati Boven Digoel Papua Dibakar Massa, Satu Polisi Terluka Kena Panah

Aksi ini dilakukan oleh massa yang tidak terima dengan hasil keputusan KPU RI Nomor 584/PL.02.2-Kpt/06/KPU/XI/2020 tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Boven Digoel Tahun 2020 pada 28 November 2020.

Dalam keputusan ini, KPU RI tidak menetapkan pasangan Yusak Yaluwo dan Yakob Weremba.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, pasca aksi massa, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan paslon nomor urut 4.

"Mereka pun berkomitmen tidak akan melakukan mobilisasi massa maupun aktivitas lainnya, dan akan melakukan gugatan sesuai mekanisme hukum yakni melalui Panwas," ujar Kamal, Selasa malam.

Kamal mengatakan, tadi pagi beberapa personel juga telah melakukan pembersihan di beberapa titik yang terjadi pemalangan menggunakan ban bekas yang dibakar.

Baca juga: Polda Papua Kirim 2 Peleton Brimob ke Boven Digoel Pasca-Insiden Rumah Calon Bupati Dibakar Massa

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved