Breaking News:

Awalnya Gerebek Kamar Kos PSK, Oknum Polisi Ini justru Minta Jatah dan Palak Uang Rp 1,5 Juta

Setelah melakukan pemeriksaan, penyidik Polda Bali akhirnya menetapkan RCN, oknum polisi yang diduga memeras PSK.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
(Kompas.com/ Imam Rosidin)
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi di Mapolda Bali, Senin (19/10/2020). 

TRIBUNPAPUA.COM - Setelah melakukan pemeriksaan, penyidik Polda Bali akhirnya menetapkan RCN, oknum polisi yang diduga memeras pekerja seks komersial (PSK) berinisial MIS (21) sebagai tersangka.

Diketahui, RCN bertugas di Polda Bali.

Peristiwa dugaan pemerasan itu terjadi pada Rabu (16/12/2020) lalu di indekos milik MIS di Denpasar.

Atas perbuatannya, RCN dijerat Pasal 368 KUHP tentang pemerasan dan Pasal 369 KUHP tentang pemerasan disertai ancaman.

Baca juga: Aniaya Ibu dan Bunuh Ayahnya, Pria Ini Tersulut Emosi hanya karena Sebuah Game

Berikut faktanya yang Kompas.com rangkum:

1. Kronologi kejadian

Kuasa hukum MIS, Charlie Usfunan mengatakan, dugaan pemerasan itu berawal saat kliennya hendak melayani jasa seorang pria hidung belang pada Rabu lalu.

Saat akan berhubungan badan, tiba-tiba RCN mangedor pintu kamarnya.

"Sebelum berhubungan ada yang masuk dan mengaku anggota polisi dengan menunjukan tanda pengenal," kata dia.

RCN kemudian mengusir pria yang bertransaksi dengan MIS. Setelah itu, sambung Charlie, oknum polisi itu menyetubuhi MIS.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved