Breaking News:

Awalnya Gerebek Kamar Kos PSK, Oknum Polisi Ini justru Minta Jatah dan Palak Uang Rp 1,5 Juta

Setelah melakukan pemeriksaan, penyidik Polda Bali akhirnya menetapkan RCN, oknum polisi yang diduga memeras PSK.

Editor: Roifah Dzatu Azmah
(Kompas.com/ Imam Rosidin)
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Syamsi di Mapolda Bali, Senin (19/10/2020). 

2. Diduga peras PSK

Usai menyetubuhi MIS, RCN kemudian mengambil ponsel milik MIS, jika korban ingin mengambil ponselnya, RCN meminta uangnya sebesar Rp 1,5 juta.

Tak sampai disitu, RCN juga memeras MIS dengan dalih "uang keamanan".

"Awalnya meminta handphone dan setap sebeulan meminta setoran Rp 500.000," ujarnya.

Baca juga: Dicurigai Warga Resleting Celananya Terbuka, Pemuda Ini Pun Mengaku Mencabuli Bocah 5 Tahun

3. Korban PHK

Dijelaskan Charlie, kliennya ini sebelumnya bekerja di sebuah hotel di Badung, Bali. Namun, ia terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

Untuk bertahan hidup, kliennya kemudian memilih menjadi PSK dan menawarkan jasanya melalui apliaksi Michat, hal itu sudah dilakukan sejak tiga pekan lalu.

"Korban punya masalah ekonomi dan terpaksa menjual diri melalui aplikasi Michat," katanya.

4. Ditetapkan tersangka

Tak terima karena menjadi korban pemerasan, MIS didampingi kuasa hukumnya melaporkan RCN ke Polda Bali.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved