Breaking News:

Hentikan Pencarian Pratu Kurniawan yang Hilang di Sungai di Papua, TNI Ungkap Ini Alasannya

Pencarian terhadap Pratu Kurniawan, prajurit TNI yang jatuh ke sungai kemudian hilang di wilayah Tsinga, Mimika, Papua, dihentikan.

Editor: Astini Mega Sari
KOMPAS.COM/IRSUL PANCA ADITRA
Dandim 1710/ Mimika Letkol Inf. Yoga Cahya Prasetya 

TRIBUNPAPUA.COM - Pencarian terhadap Pratu Kurniawan, prajurit TNI yang jatuh ke sungai kemudian hilang di wilayah Tsinga, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, dihentikan.

Jajaran TNI memutuskan menghentikan pencarian karena kondisi medan yang sulit.

Pencarian dengan menggunakan drone pun tidak membuahkan hasil.

Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Infantri Yoga Cahya Prasetya mengatakan, penghentian pencarian Pratu Kurniawan itu diputuskan saat Komandan Yonif 756/WMS mengunjungi Pos Satgas Pamrahwan Tsinga, tempat Pratu Kurniawan bertugas, beberapa hari lalu.

Baca juga: Jatuh ke Sungai saat Patroli, Seorang Prajurit TNI di Mimika Papua Hilang

"Saya juga menerima laporan bahwa proses pencarian dihentikan karena terkendala kondisi medan yang sulit dan tidak mudah untuk ditelusuri lewat jalur sungai. Berbagai upaya sudah dilakukan, salah satunya menggunakan drone, tapi juga tidak menuai hasil," kata Letkol Yoga, di Timika, seperti dilansir dari Antara, Rabu (27/1/2021).

Laporan dari prajurit yang bertugas di lapangan, kata dia, alur sungai yang melintasi Kampung Tsinga itu turun ke Kampung Benangin dan selanjutnya hingga ke wilayah dataran rendah Mimika dan bermuara di Sungai Inauga.

"Kami sudah melakukan koordinasi dengan masyarakat yang ada di sekitaran Sungai Inauga untuk memberitahukan kepada kami jika menemukan anggota kami yang terbawa arus sungai," ujar Letkol Yoga.

Saat terjatuh ke sungai di kawasan Kampung Tsinga beberapa waktu lalu, Pratu Kurniawan diketahui tidak membawa serta senjata api.

Baca juga: Sebelum Hilang di Sungai Papua, Pratu Kurniawan Sempat Berenang Keluar dari Arus tapi Tak Berhasil

"Informasi dari anggota kami, senjatanya aman, sudah didapatkan. Sementara yang kejadian pertama bulan November di Utikini Lama, Tembagapura, itu sampai sekarang belum ada informasinya," kata dia.

Pratu Kurniawan diketahui bergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan yang bertugas di Pos Satgas Yonif 756/WMS di Kampung Tsinga.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved