Breaking News:

Mobil yang Dibeli Tak Kunjung Sampai ke Papua, Yanto Kaget seusai Lihat Iklan Facebook di Bali

Warga yang tinggal di Manokwari, Papua berinisial Yanto A Nuba (41) terbang ke Bali saat mengetahui mobil yang ia beli dijual di Bali.

(Kompas.com/ Imam Rosidin)
Yanto A Nuba (41), korban penggelapan mobil ditemui di kawasan Renon, Denpasar, Bali. 

Selain itu Yanto mengaku kesal karena barang bukti mobil yang telah ia beli tak kunjung disita penyidik.

Yanto semakin kesal saat tahu masa tahanan tersangka JN berakhir pada Senin (25/1/2021).

Menurutnya, berkas perkara sudah dilimpahkan ke Kejaksaan. Namun berkasa ditolak karena jaksa memberi petunjuk untuk menyita mobil tersebut.

Selain itu jaksa juga meminta tambah pasal dari semula pasal penggelapan ditambah dengan pasal penipuan.

"Obyek laporan digeser. Awalnya kami lapor penggelapan mobil. Malah jadi penggelapan uang. Ini kasus kecil dibuat ribet jadi seperti ini," kata dia.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol I Dewa Putu Gede Anom Danujaya mengatakan, perkara masih dalam proses penyidikan.

Ia mengakui, berkas yang diserahkan ke Kejaksaan masih ada kekurangan yakni barang bukti berupa mobil.

Baca juga: Viral Seorang Ibu Rumah Tangga Temukan Kalung Emas Dalam Perut Ikan, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya

Penyidik, kata dia, masih berusaha memenuhi kekurangan tersebut. Menurutnya jika ada informasi lokasi mobil tersebut, polisi pasti langsung mengamankannya.

"Intinya memang prosesnya memang masih dalam penyidikan. Dalam berkas itu ada kekurangan di kejaksaan, penyidik masih berusaha memenuhi kekurangan itu," kata Anom, saat dihubungi.

Kemudian, soal dugaan penggelapan mobil jadi penggelapan uang itu murni proses penyidikan dan tak ada masalah.

"Intinya tak ada maslah, memang kami masih dalam pemenuhan berkas. Tak masalah dengan proses penyidikan," kata dia.

(Kompas.com/ Imam Rosidin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Yanto Terkejut Mobil yang Dibelinya Ternyata Dijual di Bali: Saya Beli untuk Kerja di Papua"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved