Breaking News:

Bubarkan Remaja yang Main Game Online di Warnet, Polisi di Aceh Justru Dianiaya dengan Katana

Seorang polisi di Banda Aceh, Aipda DS diserang oleh seorang pemuda berinisial Z (26) pada Minggu (24/1/2021).

Editor: Astini Mega Sari
KOMPAS.com/MASRIADI SAMBO
Polisi memperlihatkan barang bukti sejumlah kasus di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (26/1/2021) 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang polisi di Banda Aceh, Aipda DS diserang oleh seorang pemuda berinisial Z (26) pada Minggu (24/1/2021).

Z sempat menantang polisi tersebut, merampas ponsel petugas hingga menyerang dengan katana.

Bermula Permintaan Bubarkan Remaja yang Bermain Game Online

Peristiwa itu bermula ketika Aipda DS mendapatkan permintaan dari kepala desa untuk membubarkan anak-anak yang bermain game online.

Permintaan tersebut mengemuka lantaran para orangtua khawatir anak-anak mereka berkumpul di warnet untuk bermain game online.

Baca juga: Pria di Lampung Rudapaksa Bocah di Bawah Umur, Rekam Aksinya lalu Sebar Videonya ke Para Tetangga

Aipda DS yang bertugas di Polsek Meurah Mulia, Aceh Utara kemudian melakukan pembubaran.

"Saat itu, Aipda DS membubarkan remaja yang main internet di warung desa itu," tutur Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, Rabu (27/1/2021).

Ponsel Polisi Dirampas hingga Diserang dengan Katana

Namun tak disangka, saat membubarkan para remaja, seorang pria berinisial Z tiba-tiba menghampirinya.

"Tidak terima, pemuda itu lalu menantang polisi. Merampas ponsel polisi dan mengeluarkan katana untuk membacok. Pelaku sempat memukul polisi dengan gagang katana itu," kata Eko.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved