Heboh Pulau Lantigiang Dijual Rp 900 Juta, Pembeli: Saya Beli Tanah, Bukan Pulau

Belum lama ini publik dihebohkan dengan adanya kabar Pulau Lantigiang diduga dijual dengan harga Rp 900 juta, dan sudah dipanjar Rp 10 juta.

Dokumentasi Asri/Kompas.com/Nurwahidah
Suasana Pulau Lantigiang, Kecamatan Takabonerate, Sulawesi Selatan. 

TRIBUNPAPUA.COM - Belum lama ini publik dihebohkan dengan adanya kabar Pulau Lantigiang, Kecamatan Takabonerate, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan, diduga dijual dengan harga Rp 900 juta, dan sudah dipanjar Rp 10 juta.

Pulau berpasir putih itu dijual Syamsu Alam kepada Asdianti warga Desa Laiyolo, Kecamatan Bontosikuyu, Selayar.

Kabar penjualan pulau itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Jinato, Nur Aisyah Amnur.

Polisi pun telah memeriksa beberapa saksi terkait dugaan penjualan Pulau Lantigiang tersebut.

Terkait adanya kabar itu, Asdianti pun angkat bicara.

Baca juga: Pulau Lantigiang Selayar Dijual Rp 900 Juta, Penjual Klaim Milik Nenek hingga Terima DP Rp 10 Juta

Kata Asdianti, ia tidak membeli Pulau Lantigiang, hanya membeli tanah.

"Saya membeli tanah di Pulau Lantigiang, bukan pulau. Dan tanah itu untuk membangun water bungalows di tempat kelahiran saya yaitu Selayar," kata Asdianti saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (31/1/2021).

Sebelum membeli tanah, Asdianti mengaku, pihaknya sudah mendatangi Balai Taman Nasional Taka Bonerate di Tahun 2107 untuk berkonsultasi.

Saat berkonsultasi, Balai Taman Nasional Taka Bonerate pun menyarankan beberapa pulau.

Namun, Asdianti lebih tertarik dengan Pulau Lantigiang.

"Karena Balai Taman Nasiaonal Taka Bonerate waktu itu menyarankan Pulau Lantigiang, Pulau Belang- belang dan pulau lain, tapi saya tertarik hanya Lantigiang dan Latondu Besar," ujarnya.

Baca juga: Viral Video Buaya Dibantai Pawang dan Disaksikan Ratusan Warga, BKSDA Sumbar: Kita Sudah Peringatkan

Tak hanya itu, pihak Balai Nasional Taka Bonerate pun menyarankannya untuk membangun pada zona pemanfaatan.

Sebab, di dalam zona itu terdapat zona-zona yang berbeda.

Kata Asdianti, sebelum masuk Taman Nasional Taka Bonerate, Pulau Lantigiang sudah dijadikan lahan kebun kelapa sawit oleh Syamsu Alam.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved