Breaking News:

Didenda Rp 50 Juta karena Langgar Aturan Karantina, padahal Pria Ini Diculik Debt Collector

Seorang pria Taiwan terkena denda karena melanggar aturan karantina, padahal sebenarnya dia diculik.

(KOMPAS.com/NURWAHIDAH)
Ilustrasi uang 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang pria Taiwan terkena denda karena melanggar aturan karantina, padahal sebenarnya dia diculik.

Denda akhirnya dicabut setelah diketahui pria bermarga Chen itu ternyata dibawa lari oleh debt collector, bukan sengaja kabur.

Cerita bermula saat Chen kembali dari Hong Kong pada akhir Oktober 2020, dan menjalani karantina wajib di rumah temannya di Nantou.

Namun, keesokan harinya orang-orang yang diidentifikasi sebagai debt collector mendatangi rumah itu, dan salah mengira Chen adalah teman pemilik rumah yang berutang uang ke mereka.

Para debt collector tadi lalu menyerang Chen, menculiknya, dan membawanya ke rumahnya sendiri untuk mengambil uang, kata Kementerian Kehakiman Taiwan pekan lalu.

Setelah itu Chen dibawa kembali ke tempatnya dikarantina.

Tidak diketahui persis bagaimana polisi bisa tahu Chen keluar karantina.

Kemungkinan sistem pemantauan elektronik di Taiwan melacak pergerakannya melalui sinyal ponsel.

Chen lalu ditangkap dan didenda 100.000 dollar Taiwan (Rp 50 juta), karena melanggar aturan.

Viral Video Emak-emak Lakukan Aksi Heroik, Halangi Juru Parkir Liar yang akan Tabrak Petugas ATM

Melansir The Guardian pada Senin (1/2/2021), Kementerian Kehakiman mengatakan bahwa penjelasan Chen sudah diselidiki dan dikonfirmasi.

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved