Breaking News:

Kronologi Penari Rangda Tewas Tertusuk Keris, Peserta Lain Tusuk Korban di Tengah Gamelan Berbunyi

Pemuda berinisial GNEP (16) tewas setelah tertusuk keris saat menari tarian rangda, Kamis (4/2/2021) dini hari.

(Kompas.com/ Imam Rosidin)
Kepala Polresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan di Mapolresta Denpasar, Sabtu (6/2/2021). 

TRIBUNPAPUA.COM - Pemuda berinisial GNEP (16) tewas setelah tertusuk keris saat menari tarian rangda, Kamis (4/2/2021) dini hari.

Saat itu, korban sedang mengikuti ritual Napak Pertiwi, di sebuah rumah Jalan Sutomo, Banjar Blong Gede, Pemecutan Kaja, Denpasar.

Kepala Polresta Denpasar Kombes Jansen Avitus Panjaitan mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan dari keluarga korban.

 

Meski demikian pihaknya masih mengkaji apakah ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

Sebab, peristiwa tersebut terjadi dalam rangkaian upacara adat.

"Itu masih kita dalami, laporan tak ada dari korban. Kami polisi terap mendalami apakah ada unsur kesengajaan kita kan di Bali ada adat istiadat, kita lakukan pendalaman," kata dia di Mapolresta Denpasar, Sabtu (6/2/2021).

Penari Rangda 16 Tahun Tewas Tertusuk Keris, Kepala Dusun: Terkena Pas di Bagian Jantung

Menurutnya, meski keluarga korban belum melapor, tapi polisi melakukan pendalaman karena ada yang meninggal dalam peristiwa tersebut.

"Kita akan koordinasi dengan pihak keluarga korban. Masih didalami, saksi diambil keterangan untuk bagaimana kronologis peristiwanya. Ini dalam rangkaian adat Napak Pertiwi," katanya.

Sementara itu, Kelian Dinas (kepala) Banjar Blong Gede, I Made Rispong Artha Sudanegara mengatakan, peristiwa naas ini terjadi saat rangkaian ritual Napak Pertiwi.

Ritual itu diikuti sekitar 30 orang.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved