Breaking News:

Bupati Intan Jaya Mengaku Diancam KKB, Kapolda Papua: Ada Banyak Hal yang Membuat Beliau Khawatir

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengakui, roda pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya tidak berjalan karena situasi keamanan tak kondusif.

Tribunnews.com/ Igman Ibrahim
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di Gedung IASTH, Kampus UI Salemba, Jakarta, Selasa (12/11/2019). 

Hal itu, kata dia, memang kondisi yang terjadi di Intan Jaya saat ini.

"Jadi itu keadaan real yang terjadi, kami dengan TGPF saja ditembaki. Wakapolda naik pesawat saja ditembaki, itu di kota loh," jelas Natalis.

Soal Tantangan Perang Terbuka dari KKB, Wakapolda Papua: TNI-Polri Tidak Takut, Kita akan Hadapi

Menyusun APBD 2021

Selain alasan keamanan, Natalis dan jajarannya juga sedang menyusun APBD Intan Jaya 2021.

Penyusunan APBD dilakukan di Nabire karena tak ada sinyal internet di Distrik Sugapa.

"Kita sedang susun APBD di Nabire karena di atas (Sugapa) tidak ada internet. Sekarang sudah pakai sistem yang langsung sambung ke Kementerian Dalam Negeri jadi tidak manual lagi," kata Natalis.

Natalis juga mengaku sempat terpapar Covid-19 pada awal 2021. Hal ini membuat dirinya harus menjalani karantina mandiri hingga dinyatakan negatif Covid-19.

"Saat Natal kan saya di atas juga, kemudian saya juga sempat (terpapar) Covid-19, saya positif. Memang saya banyak tidak bergerak ke mana-mana, ini sejumlah kendala yang akhirnya kita belum ada di atas (Sugapa)," jelasnya.

(Kompas.com/Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Bupati Intan Jaya Mengaku Diancam KKB, Begini Tanggapan Kapolda Papua

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved