Breaking News:

Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Keerom Papua Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 50 Cm

Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Keerom, Papua, karena tingginya curah hujan dalam satu minggu terakhir.

(Dok Humas Polda Papua)
Aparat kepolisian dari Polres Keerom sedang melakukan evakuasi terhadap warga di salah satu kampung di Kabupaten Keerom yang terdampak banjir, Papua, Selasa (9/2/2021) 

TRIBUNPAPUA.COM - Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Keerom, Papua, karena tingginya curah hujan dalam satu minggu terakhir.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Mustofa Kamal mengungkapkan, curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari ini mengakibatkan beberapa wilayah di Kabupaten Keerom terendam air.

“Dari data yang diperoleh sebanyak 863 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir,” ujar Kamal melalui keterangan tertulis, Selasa (9/2/2021).

Kamal menuturkan, kepolisian bersama pemerintah daerah telah merespons dampak banjir yang terjadi di Kabupaten Keerom dengan melakukan evakuasi terhadap masyarakat yang terdampak banjir.

Viral Video Warga Terjebak Banjir dan Minta Tolong di Live Facebook, Pemkab Subang: Sudah Dievakuasi

Menurut dia, ada beberapa lokasi yang warganya terpaksa dievakuasi karena tempat tinggalnya terendam banjir.

“Ada 186 personel Polri di sana melalukan evakuasi terhadap masyarakat dengan menggunakan perahu dan truk serta bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Keerom. Dari data yang diperoleh, beberapa titik yang terdampak banjir yaitu Kampung Yanamaa-Pir 1 Distrik Arso Kabupaten Keerom dengan ketinggian air 30 sentimeter-60 sentimeter,” ungkap dia.

Lalu, di wilayah lain, seperti di Kampung Yaturaharja-Arso 10 Distrik Arso Barat, lanjut Kamal, ketinggian air mencapai 20 sentimeter-30 sentimeter dan Kampung Arso Kota, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, dengan ketinggian air 20 sentimeter-50 sentimeter.

“Air ketinggian 10 sentimeter-20 sentimeter juga merendam perkampungan di Asyaman-Arso Swakarsa tepatnya di Mako Polres Keerom dan Asrama Polisi dan juga di Jalan Trans Irian Simpang Tiga Kampung Asyaman-Arso Swakarsa,” kata Kamal.

Tak hanya merendam sejumlah perkampungan, Jembatan Tami rusak akibat longsor di bagian tepi jembatan lantaran arus air Sungai Tami yang tinggi.

Viral Air Banjir di Pekalongan Berwarna Merah, Polisi Ungkap Penyebabnya

Bahkan, hal itu memaksa masyarakat menutup sementara akses jalan dari arah Arso Kota menuju perumahan PTPN II Arso.

Kapolres Keerom AKBP Emile Reisitei Hartanto menerangkan, saat ini masyarakat di Kabupaten Keerom masih bersiaga di rumahnya masing-masing guna mengantisipasi meluapnya air sungai ke kampung-Kampung lain yang berpotensi terdampak banjir.

"Situasi sementara di wilayah Kabupaten Keerom khususnya tempat yang terdampak banjir masih dalam keadaan aman dan kondusif, serta mendapat penanganan evakuasi korban banjir dari personel Polres Keerom," kata Emile.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Keerom telah membuka posko pengungsian dan dapur umum di Gedung Pramuka, Arso Swakarsa.

(Kompas.com/Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Begini Kondisi Banjir di Keerom Papua gara-gara Hujan Sepekan Lebih, 863 KK Terdampak

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved