Breaking News:

Sinyal Telepon di Intan Jaya Hanya Bertahan Beberapa Jam, Kapolres: Tak Ada Listrik dari PLN

Keterbatasan akses transportasi di Intan Jaya diperparah dengan tak tersedianya listrik di kabupaten yang terletak di ketinggian 2.200 mdpl itu.

Pexels
Ilustrasi listrik 

TRIBUNPAPUA.COM - Masyarakat Kabupaten Intan Jaya mendapat teror dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) dalam setahun terakhir.

Kabupaten yang terletak di kaki Gunung Cartenz itu merupakan salah satu wilayah tertinggi di Papua yang bisa didatangi menggunakan pesawat ukuran kecil.

Keterbatasan akses transportasi di Intan Jaya diperparah dengan tak tersedianya listrik di kabupaten yang terletak di ketinggian 2.200 mdpl itu.

Kapolres Intan Jaya AKBP I Wayan G Antara mengatakan, masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan, menyediakan genset secara swadaya untuk memperoleh listrik.

Kapolres Intan Jaya Ungkap Alasan Aparat Tak Bisa Berbuat Banyak Cegah KKB Intimidasi Kepala Desa

"Di Sugapa (Intan Jaya) tidak ada listrik, masing-masing punya genset. Saya di guest house itu punya genset sendiri, di kediaman bupati punya genset sendiri," kata Wayan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (9/2/2021).

Hal ini juga diperparah dengan terbatasnya jaringan telekomunikasi di Distrik Sugapa yang merupakan ibukota Kabupaten Intan Jaya.

Wayan menyebut, jaringan telekomunikasi untuk telepon dan pesan singkat hanya bertahan beberapa jam di Sugapa.

"Jaringan hanya enam (jam) saja, tergantung kebutuhan saja karena BBM juga mahal," kata dia.

Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni mengaku, pemerintah kabupaten memiliki sebuah mesin pembangkit untuk mengaliri listrik ke Distrik Sugapa.

KKB Sering Adang Kades untuk Rampas Dana Desa, Kapolres Intan Jaya: Untuk Beli Senjata, Amunisi

Tetapi, sudah hampir dua tahun terakhir mesin pembangkit tak beroperasi. Hal itu karena ada komponen mesin yang dicuri oknum tak bertanggung jawab.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved