Breaking News:

BBMKG Jayapura Papua Imbau Warga Waspadai Potensi Kejadian Bencana Hidrometeorologi

(BBMKG) Wilayah V Jayapura, Provinsi Papua mengimbau adanya potensi hujan lebat dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.

(BBMKG Wilayah V Jayapura)
Prakiraan gelombang tiggi dan angin kencang 
TRIBUNPAPUA.COM - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura, Provinsi Papua mengimbau adanya potensi hujan lebat dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi.
Pelaksana Tugas Kepala BBMKG Wilayah V Jayapura Tato Agustinus kepada Tribunpapua.com, Senin (15/2/2021) mengatakan angin di wilayah Papua bagian utara umumnya bertiup dari arah Barat - Timur dengan kecepatan angin berkisar antara 05 sampai 20 km/Jam.
Selanjutnya, di wilayah Papua bagian selatan umumnya bertiup dari Barat - Utara dengan kecepatan 05 - 20 km/jam. Wilayah Papua yang berada pada zona muaim (ZOM) 341, 339 dan 342 berada pada periode puncak musim Hujan. 
Lanjut dia, wilayah tersebut di antaranya adalah Kota Jayapura, Kabupaten Keerom bagian Utara, Kabupaten Jayapura bagian Timur Laut, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi  bagian Selatan dan Tenggara, Tolikara bagian Utara dan Timur Laut, Waropen bagian Tenggara, Jayawijaya bagian Timur Laut dan Merauke. 
"Pada musim hujan potensi kejadian hujan lebat akan mengalami peningkatan. Masyarakat di imbau untuk meningkatkan kewaspadaan akan potensi kejadian bencana hidrometeorologi apabila terjadi hujan lebat dan angin kencang," katanya.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga berharap agar warga memperhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran.
Perahu Nelayan, agar memperhatikan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter.
Selanjutnya, Kapal Tongkang, perlu memperhatikan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter.
Kapal Ferry, agar memperhatikan kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter.
Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar, perlu memperhatikan kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter.
"Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," tambah dia.
(Kontributor TribunPapua.com/Musa Abubar)
Penulis: Musa Abubar
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved