Breaking News:

Belajar dari Rumah

Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 SD Tema 7: Bagaimanakah Nada dan Tempo Lagu Indonesia Raya?

Simak kunci jawaban materi Tema 7 Kelas 5 SD/MI halaman 60, 61, 62, 63, 64, 65, 66, dan 67.

Freepik
Ilustrasi Belajar dari Rumah 

2. Peristiwa Sumpah Pemuda 1928 berpengaruh sangat besar bagi organisasi pergerakan.

3. Peristiwa Sumpah Pemuda menegaskan rasa senasib sepenanggungan sebagai satu bangsa.

Ayo Bernyanyi 

Pada peristiwa Sumpah Pemuda 1928, turut diakui lagu “Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman sebagai Lagu Kebangsaan Indonesia. Ayo, kita nyanyikan lagu tersebut dengan penuh khidmat.

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 6 Kelas 6 SD: Cek Apakah Kamu Telah Masuk Masa Pubertas?

Kunci Jawaban Halaman 64 

Ayo Menulis

Setelah bernyanyi, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Apa yang kamu rasakan saat menyanyikan lagu “Indonesia Raya”? Jelaskan!

Jawaban : Semangat menggelora sekaligus terharu mengingat perjuangan para pahlawan yang tanpa henti berjuang untuk negara indonesia  hingga mampu merdeka.

2. Bagaimanakah nada dan tempo lagu “Indonesia Raya”? Jelaskan!

Jawaban : Lagu Kebangsaan Indonesia raya dinyanyikan dengan nada Do = G dengan birama 4/4. Con Bravura artinya adalah, lagu tersebut dibawakan dengan semangat bergelora.

3. Apakah lirik lagu “Indonesia Raya” mencerminkan nilai-nilai persatuan dan kesatuan? Jelaskan!

Jawaban : Sangat mencermin terbukti dari liriknya juga, Indonesia Raya dan Sumpah Pemuda, yang waktu itu didukung pula oleh golongan Tionghoa dan Arab, membawa persatuan Indonesia. Indonesia yang subur, makmur, tentram, dan damai

Ayo Membaca 

Peristiwa Mengembun dan Menyublim

Selain peristiwa mencair, membeku, dan menguap, masih terdapat dua peristiwa perubahan wujud benda. Perubahan wujud benda yang dimaksud adalah mengembun dan menyublim.

Mengembun adalah peristiwa perubahan wujud gas menjadi cair. Peristiwa ini merupakan kebalikan dari peristiwa menguap. Pada waktu gas mengembun, gas melepaskan kalor karena terjadi penurunan suhu di sekitarnya. Peristiwa sehari-hari yang mudah kamu jumpai antara lain peristiwa pengembunan yang terjadi di pagi hari. Meskipun pada malam sebelumnya tidak terjadi hujan, tetapi pada pagi hari, terdapat tetesan air pada tanaman yang berada di luar. Kamu juga dapat menjumpai beberapa tempat terasa lembap oleh air. Peristiwa mengembun ini terjadi karena uap air dalam udara menyentuh permukaan seperti permukaan daun atau permukaan yang lainnya.

Menyublim merupakan peristiwa berubahnya wujud zat padat menjadi gas. Mengkristal adalah perubahan wujud gas menjadi padat. Peristiwa “lenyapnya” kapur barus yang diletakkan di dalam lemari sering dijadikan contoh peristiwa menyublim. Contoh peristiwa ini terjadi pada saat uap iodium yang mengkristal menjadi padatan pada saat didinginkan pada suhu tertentu.

Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 5 Halaman 66
Kunci Jawaban Tema 7 Kelas 5 Halaman 66 (Tangkapangambar/Buku Tematik Terpadu Kurikulum 2013)

Kunci Jawaban Halaman 66 

Ayo Berdiskusi

Peristiwa perubahan wujud benda dapat dijelaskan dengan menggunakan
diagram berikut ini. Perhatikanlah diagram tersebut dengan saksama!

Bersama dengan teman sekelompokmu, diskusikanlah soal-soal berikut.

1. Jelaskan bagan perubahan wujud benda di atas dengan lengkap berdasarkan pengamatanmu sebelumnya dan bacaan yang kamu miliki.

Jawaban : Mencair merupakan peristiwa perubahan wujud zat dari padat menjadi cair sedangkan membeku adalah peristiwa perubahan wujud zat dari cair menjadi padat. Mengkristal adalah peristiwa perubahan wujud zat dari gas menjadi padat sedangkan menguap adalah peristiwa perubahan wujud zat dari cair menjadi gas. Menyublim adalah peristiwa perubahan wujud zat dari padat menjadi gas. sedangkan mengembun adalah peristiwa perubahan wujud zat dari gas menjadi cair.

2. Jelaskan perbedaan antara peristiwa mengembun dan menyublim!

Jawaban :

1. Menyublim.

Menyublim merupakan perubahan wujud suatu benda dari padat menjadi gas. Peristiwa menyublim terjadi karena adanya peningkatan suhu yang dialami benda tersebut.

Contoh peristiwa :

- Kapur barus yang habis.
- Dry Ice yang dibiarkan akan menjadi gas dan habis.
- Pengharum ruangan dan mobil yang berbentuk padatan menjadi habis.

2. Menguap

Menguap merupakan perubahan wujud suatu benda dari cair menjadi gas. Peristiwa menguap dapat terjadi disebabkan oleh peningkatan maupun pemanasan suhu yang dialami benda tersebut.

Contoh peristiwa :

- Air yang dididihkan terus menerus, akan habis.
- Pakaian basah yang dijemur, kemudian akan menjadi kering.
- BBM yang didiamkan di tempat terbuka, akan habis.
- Berubahnya air laut menjadi gumpalan awan hitam.
- Batu bata yang dijemur, akan menjadi keras karena kandungan airnya yang hilang.

3. Mengembun.

Mengembun merupakan perubahan wujud suatu benda dari gas menjadi cair. Peristiwa mengembun dapat terjadi karena adanya penurunan suhu atau pelepasan panas yang dialami benda tersebut.

Contoh peristiwa :

- Embun pada pagi hari.
- Gumpalan awan yang kemudian berubah menjadi hujan.
- Dinding luar gelas yang menjadi basah karena bagian dalam diisi es.
- Kaca di dalam mobil yang menjadi basah apabila kondisi di luar dingin atau hujan.

Baca juga: Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 3 SD Tema 6 halaman 105-113: Mengapa Perlu Energi Alternatif?

3. Jelaskan perbedaan antara peristiwa mengembun dan disposisi!

Jawaban :

1. Mengkristal atau Deposisi, merupakan perubahan wujud suatu benda dari gas menjadi padat. Peristiwa mengkristal dapat terjadi karena adanya penurunan suhu atau pelepasan panas yang dialami benda
tersebut.

2. Mengembun, merupakan perubahan wujud suatu benda dari gas menjadi cair. Peristiwa mengembun dapat terjadi karena adanya penurunan suhu atau pelepasan panas yang dialami benda tersebut.

Sehingga, dapat ditarik kesimpulan perbedaan antara Deposisi dengan Mengembun adalah bahwa Deposisi merupakan peristiwa perubahan dari gas menjadi padat, sedangkan mengembun dari gas menjadi cair. Ada juga persamaan antara Deposisi dengan Mengembun adalah kedua peristiwa ini sama-sama dapat terjadi apabila adanya penurunan suhu atau pelepasan panas yang dialami benda tersebut.

Contoh Peristiwa

Mengembun :

a. Embun pada pagi hari.

b. Gumpalan awan yang kemudian berubah menjadi hujan.

c. Dinding luar gelas yang menjadi basah karena bagian dalam diisi es.

d. Kaca di dalam mobil yang menjadi basah apabila kondisi di luar dingin atau hujan.

Contoh Peristiwa

Deposisi :

a. Pembuatan es kering / dry ice.

b. Terbentuknya salju dari butiran-butiran air di langit.

c. Lubang knalpot yang menjadi kotor berwarna hitam karena gas CO2 yang berubah menjadi
padat.

4. Jelaskan perbedaan antara peristiwa menyublim dan mengkristal!

Jawaban :

Mengkristal

Peristiwa perubahan wujud zat dari gas menjadi padat. Dalam peristiwa ini zat melepaskan energi panas. Contoh: peristiwa berubahnya uap di udara menjadi salju.

Menyublim

Peristiwa perubahan wujud zat dari padat menjadi gas. Dalam peristiwa ini zat memerlukan energi panas. Contoh : kapur barus (kamper) yang disimpan dalam lemari pakaian lama-lama akan habis.

5. Apa saja yang menyebabkan terjadinya peristiwa mengembun, menyublim dan mengkristal?

Jawaban :

1. Mengkristal atau Deposisi.

Mengkristal merupakan perubahan wujud suatu benda dari gas menjadi padat. Peristiwa mengkristal dapat terjadi karena adanya penurunan suhu atau pelepasan panas yang dialami benda tersebut.

Contoh peristiwa :

- Pembuatan es kering / dry ice.

- Terbentuknya salju dari butiran-butiran air di langit.

- Lubang knalpot yang menjadi kotor berwarna hitam karena gas CO2 yang berubah menjadi padat.

2. Mengembun.

Mengembun merupakan perubahan wujud suatu benda dari gas menjadi cair. Peristiwa mengembun dapat terjadi karena adanya penurunan suhu atau pelepasan panas yang dialami benda tersebut.

Contoh peristiwa :

- Embun pada pagi hari.

- Gumpalan awan yang kemudian berubah menjadi hujan.

- Dinding luar gelas yang menjadi basah karena bagian dalam diisi es.

- Kaca di dalam mobil yang menjadi basah apabila kondisi di luar dingin atau hujan.

3. Menyublim.

Menyublim merupakan perubahan wujud suatu benda dari padat menjadi gas. Peristiwa menyublim terjadi karena adanya peningkatan suhu yang dialami benda tersebut.

Contoh peristiwa :

- Kapur barus yang habis.

- Dry Ice yang dibiarkan akan menjadi gas dan habis.

- Pengharum ruangan dan mobil yang berbentuk padatan menjadi habis.

6. Peristiwa sehari-hari apa sajakah yang menunjukkan terjadinya peristiwa mengembun? Jelaskan!

Jawaban :

Peristiwa sehari-hari yang menunjukkan terjadinya peristiwa mengembun:

1. terbentuknya titik- titik air pada daun- daun di pagi hari.

2. terbentuknya titik- titik air pada bagian luar gelas yang berisi es batu.

3. terbentuknya titik- titik air pada tutup wadah yang digunakan untuk memanaskan air.

Pembahasan Tambahan:

Mengembun merupakan perubahan wujud dari gas menjadi cair. pada saat mengembun, zat melepaskan
energi panas.

1. terbentuknya

titik- titik air pada daun- daun di pagi hari terjadi karena udara pagi terkondensasi (mengalami pendinginan) oleh dinginnya suhu pagi hari. Sehingga udara berubah menjadi titik- titik air yang menempel pada daun.

2. terbentuknya

titik- titik air pada bagian luar gelas yang berisi es batu karena udara luar di sekitar gelas terkondensasi (mengalami pendinginan) oleh dinginnya suhu disekitar gelas (karena suhu es). Sehingga udara luar di sekitar gelas berubah menjadi titik- titik air yang menempel pada bagian luar gelas. Jadi titik-titik air tersebut bukanlah es yang merembes pada gelas ya : )

3. terbentuknya

titik- titik air pada tutup wadah yang digunakan untuk memanaskan air terjadi karena saat air mendidih sebagian menjadi uap air. Di bagian atas wadah suhunya lebih rendah sehingga uap terkondensasi membuat titik- titik air yang disebut embun.

7. Peristiwa sehari-hari apa sajakah yang menunjukkan terjadinya peristiwa menyublim? Jelaskan!

Jawaban : Contohnya penggunaan kapur barus . Jika dibiarkan kapur barus akan menjadi semakin kecil akibat menyublim ( padat - gas ).

Kunci Jawaban Halaman 67 

Ayo Mencoba

Bersama dengan teman sekelompokmu, rancanglah percobaan untuk menunjukkan terjadinya peristiwa mengembun dan menyublim.

1. Siapkanlah alat dan bahan yang diperlukan.

2. Tulislah tahapan dan langkah-langkahnya.

3. Gambarlah setiap tahapan yang kamu rancang.

4. Lakukan percobaan sesuai tahap yang telah kamu rancang.

5. Catatlah setiap perubahan yang terjadi dengan saksama.

6. Buatlah laporan hasil percobaanmu ke dalam sebuah poster.

7. Pada poster, jelaskan perbedaan utama kedua peristiwa perubahan wujud benda tersebut.

8. Presentasikan hasil percobaanmu dengan percaya diri.

Jawaban:

Percobaan Peristiwa Mencair, Membeku dan Menguap

Alat dan Bahan

- Lilin

- Korek api

- Sendok

- Air secukupnya

Langkah Kegiatan

1. Percobaan mencair dilakukan dengan membakar lilin menggunakan korek api.

2. Amati apa yang terjadi pada lilin setelah dibakar.

3. Percobaan peristiwa membeku dapat dilakukan dengan cara mengamati lilin yang telah mencair.

4. Amati apa yang terjadi pada lilin yang mencair setelah beberapa menit.

5. Percobaan menguap dapat dilakukan dengan membakar sendok yang berisi air

6. Amati apa yang terjadi dengan air yang ada di atas sendok.

Ayo Renungkan halaman 69

Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh

Dengan mempelajari sejarah perjuangan bangsa melawan penjajah, khususnya peristiwa Sumpah Pemuda, banyak pelajaran yang kita petik. Kita menjadi tahu bahwa persatuan dan kesatuan memiliki arti penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Berbagai perlawanan yang bersifat kedaerahan selalu saja gagal dalam mengusir penjajah. Bangsa kita pun mudah diadu domba. Dengan demikian, tepat kiranya pepatah ”bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh”. Persatuan dan kesatuan dapat kita wujudkan dengan membina kerukunan di rumah, sekolah, dan masyarakat. Selain itu, pola hidup gotong royong juga harus senantiasa dilakukan oleh masyarakat.

Sekarang, ceritakan sikap dan perilakumu sehari-hari yang sudah menunjukkan nilai-nilai kerukunan hidup. Tuliskan pada kolom berikut!

Kerja Sama dengan Orang Tua

Bersama orang tua atau anggota keluargamu yang lain, amatilah kegiatan sehari-hari anggota masyarakat di lingkungan tempat tinggalmu. Identifikasi dan sebutkan kegiatan-kegiatan yang menunjukkan adanya nilai-nilai gotong royong!

Tuliskan hasilnya pada kolom berikut dan mintalah tanda tangan orang tua atau anggota keluargamu yang lain yang telah bekerja sama denganmu!

*Disclaimer : Artikel ini hanya sebagai panduan dalam belajar bagi siswa dan orang tua dalam mengoreksi hasil belajar anak

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunpadang.com dengan judul Jawaban Buku Tema 7 Kelas 5 Halaman 60 61 62 63 64 65 66 dan 67, Pembelajaran 5 Subtema 1

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved