Breaking News:

Satu Anggota KKB Tewas dalam Baku Tembak dengan TNI AU, Pelaku Lain Kabur ke Atas Bukit

Kontak senjata antara aparat TNI-Polri dengan KKB terjadi di Bandara Amenggaru, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Tribunnews.com/istimewa
Proses evakuasi prajurit TNI yang diserang KKB di Intan Jaya, Papua, Jumat (22/1/2021). 

TRIBUNPAPUA.COM - Kontak senjata antara aparat TNI-Polri dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terjadi di Bandara Amenggaru, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Jumat (19/2/2021).

Akibat kontak senjata yang berlangsung selama 2,5 jam tersebut, seorang anggota KKB tewas tertembak.

"Sekitar pukul 09.20 WIT di Ilaga, tepatnya di runway Bandara Ilaga terjadi penembakan terhadap rekan-rekan Paskhas sedang melakukan pengamanan bandara," ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes AM Kamal, di Jayapura, Jumat.

Setelah mendapat laporan, sambung Kamal, personel Polres Puncak segera menuju lokasi kejadian dan bergabung dengan personel keamanan lainnya untuk melakukan pengejaran.

"Didapatkan satu KKB meninggal dunia, identitasnya lagi didalami, korban sudah dibawa ke rumah sakit," kata dia.

Baca juga: Detik-detik KKB Keroyok Emak-emak di Kampung Yulukoma, Pelaku Awalnya Tanya Suami Korban di Mana

Menurut dia, usai melakukan tembakan, KKB langsung melarikan diri dan diikuti oleh pengejaran oleh aparat gabungan.

Saat pengejaran tersebut, aparat melumpuhkan seorang anggota KKB.

"Kontak tembak cukup lama karena dari ujung runway mereka (KKB) lari ke atas bukit. Kelompok ini jumlahnya antara lima sampai sepuluh orang," kata Kamal.

Ia memastikan, tidak ada anggota aparat keamanan TNI-Polri yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.

Saat ini kontak senjata sudah berhenti dan aparat keamanan masih melakukan pengejaran.

"Saat ini personel gabungan masih melakukan pengejaran tapi sudah tidak ada kontak senjata. Kejadian berlangsung sampai 2,5 jam," kata Kamal.

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kontak Senjata dengan Aparat Selama 2,5 Jam, Seorang KKB Tewas di Puncak Papua"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved