Breaking News:

Tetangga Dengar Jeritan, Warga yang Mengecek Temukan Suami Istri Bersimbah Darah di Kontrakan

Penganiayaan tragis terjadi di sebuah rumah kontrakan di Desa Kebonsari, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan.

Kompas.com/Istimewa
Rumah kontrakan korban, tempat terjadinya penganiayaan terhadap suami-istri dipasang garis polisi. 

Tetapi dalam beberapa waktu terakhir, T hanya menempati kontrakan satu atau dua pekan sekali karena bekerja di Surabaya.

Saat T kembali pada awal Februari lalu, dia mendapati kontrakannya ditinggali korban.

Baca juga: Baru Belajar Mobil dan Terperosok ke Sungai, Pengantin Baru Ini Terjebak dan Tewas Tenggelam

T meminta pasangan itu meninggalkan kontrakan.

Saat pelaku kembali datang, ternyata pasangan itu masih menempati kontrakan hingga akhirnya terjadi tragedi itu.

"Itu sementara pengakuan Taufik, " kata Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP David Manurung, seperti dilansir dari Surya.co.id.

Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana mengatakan masih terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Dia masih harus mendalami sejauh mana kasus itu sampai pelaku tega menganiaya korban.

Pihaknya juga akan mengecek kondisi kejiwaan pelaku. Sedangkan korban dalam kondisi kritis.

"Saat ini kondisi korban kritis. Kita berdoa semoga keduanya diberikan kesembuhan, "kata Miko.

(Kompas.com/Kontributor Gresik, Hamzah Arfah/Surya.co.id)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Jeritan Sukasri Terdengar Sebelum Ditemukan Bersimbah Darah bersama Suaminya, Pelaku Serahkan Diri

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved