Breaking News:

Pengungsi di Intan Jaya di Tengah Konflik Bersenjata, Menangis saat Ritual Rabu Abu hingga Ketakutan

Jumlah warga yang mengungsi di Intan Jaya, dan beberapa kabupaten tetangga di Papua dilaporkan meningkat di tengah konflik bersenjata aparat vs KKB.

(Istimewa)
Warga dari Kampung Mamba, Distrik Sugapa, hendak mengungsi ke Kompleks Pastoran Gereja Katolik Santo Mikael Bilogai, Intan Jaya, Papua, Senin (15/2/2021) 

TRIBUNPAPUA.COM - Jumlah warga yang mengungsi di sebuah gereja Katolik di Bilogai, Intan Jaya, dan beberapa kabupaten tetangga di Papua dilaporkan meningkat di tengah eskalasi konflik antara pasukan TNI dan kelompok bersenjata.

Pada pekan pertama Februari, sekitar 600 orang dilaporkan sudah mengungsi ke gereja Katolik itu setelah seorang warga sipil diserang oleh kelompok bersenjata.

Alih-alih berkurang, jumlah pengungsi dikabarkan justru bertambah setelah seorang anggota TNI bernama Prada Ginanjar Arianda dibunuh kelompok bersenjata pada Senin (15/2/2021).

Peristiwa itu kemudian berujung pada ditembaknya tiga orang. Penduduk menyebut ketiga individu tersebut warga sipil. Namun TNI menuding mereka sebagai bagian dari kelompok bersenjata.

TNI/Polri meminta warga tak khawatir dengan rentetan peristiwa ini, seraya menegaskan bahwa pasukan mereka selalu berpatroli untuk melindungi masyarakat.

Bagaimanapun, bagi para warga setempat, yang mayoritas umat Katolik, masa Pra-Paskah kali ini terbilang "suram".

Baca juga: Kapolda Papua Lantik Kapolres Baru di 3 Wilayah Rawan KKB

Masa Pra-Paskah yang 'Suram'

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berulah dan kali ini menembak seorang warga sipil, Ramli (32 th) di Kampung Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin (8/2/2021).
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berulah dan kali ini menembak seorang warga sipil, Ramli (32 th) di Kampung Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin (8/2/2021). ((TRIBUNNEWS/PUSPEN TNI))

Pastor Benyamin Sugiyatanggu Magay pemimpin Paroki St Antonius Padua, Bumiwonorejo, Nabire, menceritakan saat dia menemui jemaat dari Intan Jaya yang mengungsi ke Kabupaten Nabire, karena eskalasi konflik di tempat asal mereka.

Pertengahan Februari adalah awal mula masa Pra-Paskah, masa ketika para umat Katolik menjalankan sejumlah ritual, seperti berpuasa dan pantang melakukan kebiasaan buruk.

Puncaknya adalah perayaan Paskah pada awal April mendatang.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved