Breaking News:

Viral Video Perpeloncoan Mahasiswa Baru UHO saat LDK, Pihak Kampus: Kami Tak Pernah Keluarkan Izin

Video aksi perpeloncoan kepada mahasiswa baru saat latihan dasar kepemimpinan (LDK) di Kendari, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial.

uho.ac.id
Universitas Halu Oleo (UHO) 

TRIBUNPAPUA.COM - Video aksi perpeloncoan kepada mahasiswa baru saat latihan dasar kepemimpinan (LDK) di Kendari, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial.

Video berdurasi 1 menit 18 detik itu memperlihatkan puluhan mahasiswa laki-laki dan perempuan angkatan 2020 berbaring berjajar di bibir pantai sambil dipukul dan ditendang oleh seniornya.

Aksi perpeloncoan diduga dilakukan pengurus himpunan mahasiswa jurusan (HMJ) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari di Pantai Nambo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara ( Sultra), Minggu (28/2/2021).

Menanggapi hal tersebut, Wakil Rektor III UHO Nur Arafah mengatakan pihaknya akan menelusuri aksi perpeloncoan dan meminta pihak fakultas untuk segera memberikan tindakan.

Baca juga: Viral Video Detik-detik Bocah 2 Tahun Jatuh dari Lantai 12, Berhasil Ditangkap Kurir Paket

"Kampus tidak akan bertanggung jawab atas aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa, dan tidak akan melakukan pendampingan jika kasus ini dibawa ke ranah pidana," Nur Arafah dalam keterangan persnya, Selasa (2/3/2021).

Ia juga menjelaskan, kegiatan LDK yang diikuti 79 mahasiswa angkatan 2020 itu, tidak mendapatkan izin dari pihak fakultas.

"Secara institusi kampus tidak pernah mengeluarkan izin terkait kegiatan tersebut, acuannya jelas ada dalam panduan UHO selama pandemi Covid-19. Apa yang terjadi di luar sepengetahuan institusi, kami kaget baru mengetahui setelah video itu viral," kata Nur Arafah.

Dikatakan Nur Arafah, aski kekerasan yang terjadi ini telah mencoreng nama baik UHO.

Baca juga: Viral Video Penjambretan hingga Korban Terseret Motor Pelaku di Bandung, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pihaknya telah melakukan langkah antisipasi, dan saat ini sedang mencari fakta dalam video tersebut.

"Kita gelar rapat dan menindaklanjuti masalah tersebut, jika ditemukan pelanggaran akan ada pemberian sanksi teguran hingga skors," tegasnya.

Sementara itu, Wakapolda Sultra Brigjen Pol Waris Agono menegaskan, pihaknya meminta orangtua mahasiswa tersebut untuk segera melapor ke polisi.

"Kami membuka ruang, jika ada pihak korban yang ingin melaporkan kasus ini untuk segera diproses hukum," katanya.

(Kompas.com/Kontributor Kendari, Kiki Andi Pati)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Video Viral Perpeloncoan Mahasiswa Baru, UHO Kendari Sebut Kegiatan LDK Tak Berizin

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved