Terlilit Utang, Seorang Ibu Tega Jual Anak Kandung untuk Prostitusi: Pengennya Lunas

Wanita asal Bandung itu bersama suami sambungnya, DK (35) ditangkap Polres Kediri Kota, Jawa Timur, karena menjual anaknya untuk prostitusi.

Tribunjatim/Farid
Tersangka kasus prostitusi anak, NK saat diwawancarai oleh Kasatreskrim Polresta Kediri AKP Verawati Thaib. TW (16) selaku anak kandung NK, mengaku tidak dipaksa untuk menjadi PSK, ia memang ingin membantu ibunya itu melunasi utang. 

TRIBUNPAPUA.COM - NK (38), ibu yang menjual anak kandungnya ke lelaki hidung belang melalui layanan aplikasi pertemanan MiChat mengaku melakukannya demi melunasi utang.

Wanita asal Bandung itu bersama suami sambungnya, DK (35) ditangkap Polres Kediri Kota, Jawa Timur, karena mengeksploitasi anak perempuannya yang masih berusia 15 tahun.

NK menyatakan beban hidupnya cukup berat.

Wanita yang mengaku bekerja sebagai pemulung barang bekas itu berdalih hasil pekerjaannya tidak cukup memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

"Anak saya tujuh, masih kecil-kecil," kata NK saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Kediri Kota, Jawa Timur, Selasa (9/3/2021).

Baca juga: Polisi Tangkap Om Kos di Mojokerto yang Jual 36 Siswi dan Terima Reseller Bisnis Prostitusi

Belum lagi utang yang menderanya selama ini.

Pengakuannya, NK memiliki utang sebesar Rp 3 juta di kampung halamannya, Bandung.

Jumlah itu didapat berdasarkan akumulasi dari berbagai utang, yang paling besar adalah kontrak rumah.

"Utang saya banyak. Penginnya lunas lalu pulang," lanjut wanita yang dihadirkan bersama dua tersangka muncikari lainnya itu.

Seminggu di Kediri, NK dan DK telah meraup uang Rp 4,5 juta dari hasil eksploitasi anaknya yang berusia 15 tahun. Namun, uang itu langsung habis.

Uang tersebut digunakan membayar hutang.

Sebagian lainnya dikirim ke kampung untuk kebutuhan anak-anak di rumah.

Baca juga: Pesta Seks 6 Remaja di Rumah Kosong, 2 di Antaranya Terlibat Prostitusi dengan Bayaran Rp 200 Ribu

"Habis untuk bayar utang dan kirim ke rumah untuk beli susu anak-anak," dalihnya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Verawaty Thaib mengatakan, tersangka dijerat dengan sangkaan eksploitasi ekonomi atau seksual anak untuk keuntungan diri sendiri.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved