Breaking News:

Ini 6 Alasan Diet Ketat Tak Tepat untuk Pangkas Berat Badan, Awas Bisa Sebabkan Batu Empedu

Diet ketat mendorong orang untuk menurunkan berat badan atau mendapatkan tubuh ideal melalui pembatasan kalori yang berada jauh di bawah persyaratan.

newspropro.com
Diet 

TRIBUNPAPUA.COM - Orang dewasa dianjurkan mengonsumsi 1.200 hingga 2.600 kalori per hari tergantung pada jenis kelamin, usia, dan tingkat aktivitas masing-masing.

Sementara, banyak diet ketat mendorong orang untuk menurunkan berat badan atau mendapatkan tubuh ideal melalui pembatasan kalori yang berada jauh di bawah persyaratan ini.

Jika Anda termasuk orang yang sedang mempertimbangkan diet ketat atau diet ekstrem, Anda harus memastikan bahwa Anda memiliki pemahaman penuh tentang risiko kesehatan dan efek samping dari mengurangi kalori dan membatasi pilihan makanan Anda.

Bukannya menyehatkan, melakukan diet ketat malah bisa mendatangkan masalah bagi tubuh.

Mengapa demikian? Ketika melakukan diet ketat, tubuh Anda cenderung akan kehilangan gizi yang diperlukan untuk menjalankan fungsi-fungsi normalnya.

Seseorang yang melakukan diet ketat biasanya bukan hanya akan menjauhi sumber karbohidrat seperti nasi dan roti, tapi juga sumber lemak seperti susu, daging, telur, gluten, dan biji-bijian. Padahal, beragam makanan itu penting juga diasup oleh tubuh.

Baca juga: Yulia Baltschun Bahas Poin Janggal di Buku Diet Tya Ariestya: Buku Ini Di-takedown Dulu Deh

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa diet ketat bukan pilihan yang tepat untuk menurunkan berat badan:

1. Mudah lelah dan mengalami perubahan suasana hati

Melansir Live Strong, gejala pertama yang mungkin dialami oleh pelaku diet ketat rendah kalori adalah kurangnya energi dan perubahan suasana hati.

Saat Anda mengurangi kalori, tubuh Anda akan memiliki lebih sedikit makanan untuk diubah menjadi energi.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved