Karena Punya Utang, Ibu Tega Jual Anaknya ke Pria Hidung Belang: Anak Saya 7, Masih Kecil-kecil

Seorang ibu berinisial NK (38) tega menjual anak kandungnya, T (15), kepada pria hidung belang melalui aplikasi MiChat.

(KOMPAS.com/ M.AGUS FAUZUL HAKIM)
Para muncikari saat dihadirkan pada konferensi pers di Mapolres Kediri Kota, Jawa Timur, Selasa (9/3/2021). 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang ibu berinisial NK (38) tega menjual anak kandungnya, T (15), kepada pria hidung belang melalui aplikasi MiChat.

NK yang bertindak sebagai muncikari itu beraksi bersama suaminya, DK (35), yang juga ayah sambung dari T.

Pasangan suami istri asal Bandung itu ditangkap Polres Kediri Kota, Jawa Timur, karena mengeksploitasi anak perempuannya.

NK mengaku tega melakukan tindakan itu karena terlilit utang. NK sehari-hari bekerja sebagai pemulung barang bekas.

Namun, pekerjaan itu tak mampu membiayai kehidupan keluarganya sehari-hari.

"Anak saya tujuh, masih kecil-kecil," kata NK saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Kediri Kota, Jawa Timur, Selasa (9/3/2021).

Punya utang total Rp 3 juta

NK mengaku memiliki utang senilai Rp 3 juta di kampung halamannya, Bandung.

Jumlah itu merupakan akumulasi dari berbagai utang. Dari jumlah itu, utang paling besar merupakan biaya kontrakan rumah.

"Utang saya banyak. Penginnya lunas lalu pulang," lanjut wanita yang dihadirkan bersama dua tersangka muncikari lainnya itu.

Baca juga: Kapolres Sukabumi Menangis Jenguk Bocah yang Dianiaya Ibu Tirinya: Anak Kecil Nggak Ada Daya

NK dan DK telah seminggu berada di Kediri. Selama itu, ia menjaring sejumlah pria hidung belang.

Dari sejumlah transaksi yang mengeksploitasi anaknya di Kediri, NK dan DK meraup uang Rp 4,5 juta tetapi uang itu langsung habis.

NK menggunakan uang itu untuk membayar utang. Sisanya dikirim ke kampung halaman untuk biaya hidup anak-anaknya di rumah.

"Habis untuk bayar utang dan kirim ke rumah untuk beli susu anak-anak," dalihnya.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved