Breaking News:

Ternyata Ini Alasan Ibu yang Habis Melahirkan Tak Boleh Diet, Ahli Bantu Jelaskan

Tahukah Anda ternyata diet ketat setelah melahirkan tidak baik untuk ibu menyusui dan bayinya?

Boldsky.com
Ilustrasi ibu hamil. 

TRIBUNPAPUA.COM - Pada dasarnya, berat badan seorang perempuan setelah melahirkan akan meningkat, dan banyak sekali yang langsung merencanakan program diet yang ketat.

Namun, tahukah Anda ternyata diet ketat setelah melahirkan tidak baik untuk ibu menyusui dan bayinya?

Disampaikan oleh Dokter Spesialis Gizi dari Klinik Health 360 Indonesia, dr Patricia Halim Puteri Sp.GK bahwa perawatan pada masa postnatal atau pasca-melahirkan yang juga disebut postpartum bersifat holistik.

"Dokter spesialis gizi klinik, kami lebih mengutamakan kesehatan ibu dan tidak menyarankan diet ketat tanpa pengawasan dari dokter spesialis gizi klinis selama proses pemulihan (setelah melahirkan)," kata dr Patricia, Selasa (9/3/2021).

Dalam diskusi daring bertajuk International Women's Day 2021: Pentingkah Melakukan Perawatan Terpadu Pasca Melahirkan?, dr Patricia menjelaskan bahwa pada dasarnya pasca-melahirkan, si ibu akan menyusui bayinya dan ini membutuhkan asupan nutrisi yang lengkap dan cukup.

Baca juga: Bisa Dicoba, Begini Diet Sehat untuk Enyahkan Perut Buncit yang Mengganggu

Seperti diketahui, pemberian Air Susu Eksklusif (ASI) pada anak minimal 6 bulan pertama tanpa campuran pemberian susu formula sangat dianjurkan para ahli.

Berdasarkan berbagai penelitian menyebutkan bahwa anak-anak yang mendapatkan ASI eksklusif dipastikan memiliki imunitas yang kuat, dan tumbuh kembangnya akan lebih optimal baik secara fisik maupun psikologis, serta mencegah terjadinya stunting.

Sebab, di dalam ASI mengandung zat-zat nutrisi baik yang dibutuhkan oleh bayi, terutama dalam pencernaannya.

Sehingga, ahli menyarankan agar diet ketat tidak langsung dilakukan ibu setelah melahirkan.

Artikel diet lainnya

(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setelah Melahirkan Tidak Disarankan Diet Ketat, Ahli Jelaskan Alasannya"

Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved