Breaking News:

Kronologi Oknum Polisi Aniaya Jurnalis yang Meliput Aksi Demo, Kapolres Minta Maaf Janji Selidiki

Oknum kepolisian dari Polres Kendari, Jawa Timur menganiaya seorang jurnalis harian Berita Kota Kendari (BKK) bernama Rudinan.

( Istimewa)(KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI)
Rudinan, baju hitam, jurnalis harian berita kota Kendari menunjukkan id card nya kepada polisi sebelum mengalami penganiayaan oknum polisi saat meliput di kantor BLK Kendari 

"Setelah saya menunjukkan ID card, polisi langsung memukul dari belakang, ada sekitar 7 sampai 10 anggota polisi, setela dipukul disusul dengan kata-kata kasar yang seharusnya tidak diungkapkan oleh oknum kepolisian," kata Rudi, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: 2 Anggota Polisi di Papua Positif Covid-19 seusai Divaksin, Kapolda: Kondisinya Dilaporkan Stabil

3 polisi diperiksa Propam

Kapolres Kendari AKBP Didik Erfianto mengatakan, dari sejumlah terduga pelaku penganiayaan, tiga polisi menjalani pemeriksaan oleh bagian Profesi dan Pengamanan (Propam).

Pemeriksaan itu, kata Didik, merupakan perintah dari Kapolda Sultra Irjen Pol Yan Sultra.

Dengan ditangani Polda Sultra, diharapkan penanganan kasus bisa lebih independen.

"Jadi saat ini kasus tersebut ditangani Propam Polda Sultra supaya independen dan transparan," ujar Didik saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp-nya, Jumat (19/3/2021).

Kapolres minta maaf

Pascainsiden tersebut, Kapolres Kendari AKBP Didik Erfianto menyampaikan permohonan maaf atas dugaan pemukulan oleh oknum anggotanya.

"Kami selaku pribadi dan kedinasan minta maaf terkait anggota yang tadi melakukan pemukulan," kata Didik, seperti dilansir dari Antara.

Baca juga: Danpusdikma Kodiklat TNI Ingatkan Arti Penting Angka 2045 ke Siswa PSDP di Patok Pulau Jawa

Ia menegaskan, akan memberikan tindakan tegas jika oknum polisi yang diduga melakukan tindakan represif terbukti bersalah.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved