Breaking News:

280 ASN di Papua Terima Gaji meski Bertahun-tahun Tak Kerja, Bupati Geram: Seenaknya Tidur di Rumah

280 ASN yang bekerja di pemerintahan Kabupaten Mimika, Papua, menerima gaji meski tidak pernah datang ke kantor untuk bekerja selama bertahun-tahun.

TribunWow.com
Pegawai Negeri Sipil (PNS)- 280 ASN yang bekerja di pemerintahan Kabupaten Mimika, Papua, menerima gaji meski tidak pernah datang ke kantor untuk bekerja selama bertahun-tahun. 

TRIBUNPAPUA.COM - Sebanyak 280 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di pemerintahan Kabupaten Mimika, Papua, menerima gaji meski tidak pernah datang ke kantor untuk bekerja selama bertahun-tahun.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng pun mengancam bakal memecat ratusan ASN itu.

"Ada 280 ASN yang tidak pernah masuk kantor bertahun-tahun tapi tetap menerima gaji dan tunjangan. Saya sudah perintahkan Sekda untuk segera memanggil mereka. Jika sampai tiga kali dipanggil tidak juga menghadap, yah terpaksa harus diberhentikan," kata Eltinus di Timika, Minggu (21/3/2021) seperti dilansir Antara.

"Ini untuk pembelajaran kepada semua. Jangan seenaknya tidur-tiduran di rumah, lalu tiap bulan terima gaji enak-enak tanpa bekerja," sambung Eltinus.

Baca juga: Tahu Istrinya Tewas Terlindas Truk yang Dikendarainya, Pria Ini Ajak Sopir Kabur Tinggalkan Korban

Eltinus mengetahui hal itu setelah memvalidasi data ASN di Pemerintah Kabupaten Mimika.

Sedangkan Sekretaris Daerah Mimika Michael Gomar menyatakan siap mengirimkan surat resmi ke 208 ASN yang bertahun-tahun tidak berkantor.

Mengacu pada PP Nomor 53 Tahun 2010, katanya, ada beberapa tahapan yang akan dilakukan kepada oknum ASN yang dianggap melanggar disiplin.

Tahap pertama yaitu penyampaian secara lisan untuk menghadap.

Jika penyampaian lisan itu belum juga ditanggapi atau ditindaklanjuti, maka akan diikuti dengan pemanggilan pertama, pemanggilan kedua, dan pemanggilan ketiga.

"Jika sampai tiga kali pemanggilan tidak juga ada konfirmasi dan kooperatif dari ASN yang bersangkutan maka Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bupati Mimika berhak membuat keputusan pemberhentian dengan tidak hormat yang bersangkutan dari statusnya sebagai ASN, di mana tembusan surat itu disampaikan kepada Komisi ASN dan lainnya," jelas Michael yang baru beberapa pekan dilantik menjadi Sekda Kabupaten Mimika.

Baca juga: Minta Berhubungan Badan kepada Istri Orang, Seorang Kakek di Bali Dibacok hingga Tewas

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved