Breaking News:

Ini Nasib Ratusan ASN Papua yang Terima Gaji padahal Tak Kerja, Bupati Mimika Ancam Pecat

ASN yang bekerja di pemerintahan Kabupaten Mimika, Papua, menerima gaji meski tidak pernah datang ke kantor untuk bekerja selama bertahun-tahun.

(ASN)(CHRISTOFORUS RISTIANTO/KOMPAS.com)
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara - ASN yang bekerja di pemerintahan Kabupaten Mimika, Papua, menerima gaji meski tidak pernah datang ke kantor untuk bekerja selama bertahun-tahun. 

TRIBUNPAPUA.COM - Ada 280 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di pemerintahan Kabupaten Mimika, Papua, menerima gaji meski tidak pernah datang ke kantor untuk bekerja selama bertahun-tahun.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng pun mengancam bakal memecat ratusan ASN itu.

"Ada 280 ASN yang tidak pernah masuk kantor bertahun-tahun tapi tetap menerima gaji dan tunjangan. Saya sudah perintahkan Sekda untuk segera memanggil mereka. Jika sampai tiga kali dipanggil tidak juga menghadap, yah terpaksa harus diberhentikan," kata Eltinus di Timika, Minggu (21/3/2021) seperti dilansir Antara.

Baca juga: Truk Terguling di Jalan Turunan, Kernet Tewas Terinjak dan Tertusuk Tanduk Seekor Sapi

"Ini untuk pembelajaran kepada semua. Jangan seenaknya tidur-tiduran di rumah, lalu tiap bulan terima gaji enak-enak tanpa bekerja," sambung Eltinus.

Eltinus mengetahui hal itu setelah memvalidasi data ASN di Pemerintah Kabupaten Mimika.

Sedangkan Sekretaris Daerah Mimika Michael Gomar menyatakan siap mengirimkan surat resmi ke 208 ASN yang bertahun-tahun tidak berkantor.

Mengacu pada PP Nomor 53 Tahun 2010, katanya, ada beberapa tahapan yang akan dilakukan kepada oknum ASN yang dianggap melanggar disiplin.

Tahap pertama yaitu penyampaian secara lisan untuk menghadap.

Jika penyampaian lisan itu belum juga ditanggapi atau ditindaklanjuti, maka akan diikuti dengan pemanggilan pertama, pemanggilan kedua, dan pemanggilan ketiga.

"Jika sampai tiga kali pemanggilan tidak juga ada konfirmasi dan kooperatif dari ASN yang bersangkutan maka Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini Bupati Mimika berhak membuat keputusan pemberhentian dengan tidak hormat yang bersangkutan dari statusnya sebagai ASN, di mana tembusan surat itu disampaikan kepada Komisi ASN dan lainnya," jelas Michael yang baru beberapa pekan dilantik menjadi Sekda Kabupaten Mimika.

Baca juga: Viral Video Seorang Pria Berkaus Merah Mengaku Bunuh Kucing: Saya Tidak Siksa, Saya Bunuh Dia

Halaman
12
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved