Breaking News:

Kapolda Papua Benarkan Ada 1 Warga di Mimika yang Tertembak oleh Aparat: Korban Masuk ke Area Rawan

Kapolda Papua membenarkan adanya seorang warga bernama Demianus Magai yang tewas tertembak di sekitar mile 43-45 Mimika, Papua.

Penulis: Musa Abubar | Editor: Astini Mega Sari
(Tribunpapua.com/Musa Abubar)
Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri - Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri membenarkan adanya seorang warga bernama Demianus Magai yang tewas tertembak di sekitar mile 43-45 di area PT Freeport Indonesia, Mimika, Papua. 

TRIBUNPAPUA.COM - Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri membenarkan adanya seorang warga bernama Demianus Magai yang tewas tertembak di sekitar mile 43-45 di area PT Freeport Indonesia, Mimika, Papua.

"Peristiwa ini berawal dari tim kita yang sedang melaksanakan tugas penindakan terhadap kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Joni Botak," kata Mathius kepada TribunPapua.com, Selasa (23/3/2021).

Mathius menyebutkan, saat itu korban masuk ke area yang sudah diawasi dan sudah diberikan peringatan.

Namun, menurut Mathius, korban malah melakukan pelemparan ke arah petugas sehingga petugas melepas tembakan.

Baca juga: Seorang Warga di Mimika Diduga Jadi Korban Salah Tembak Aparat Keamanan

"Kenapa mereka melakukan penembakan karena yang bersangkutan masuk ke area rawan dan dilarang," ujarnya.

Menurut dia, aparat yang bertugas dilokasi tersebut tidak mengetahui kenapa korban bisa ada di area tersebut.

"Penanganan kasus itu sudah diserahkan ke Kapolres Mimika," katanya.

Ia berharap kasus itu dapat ditangani dengan baik dan bisa cepat terselesaikan.

Mathius juga mengimbau masyarakat di wilayah itu tak melakuka aktivitas di area rawan dan dilarang.

Sebelumnya diberitakan, eorang warga di Kwamki Narama, Mimika, Papua, diduga menjadi korban penembakan oleh aparat keamanan pada Minggu (21/3/2021).

Baca juga: BNPT Berwacana Tetapkan KKB Papua sebagai Organisasi Terorisme, Komnas HAM: Jangan Gegabah

Korban diduga ditembak karena dikira sebagai anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Dari data informasi yang diterima TribunPapua.com, Selasa (23/3/2021), korban yang diketahui bernama Demianus Magai, diduga tewas ditembak oleh oknum petugas yang bertugas dalam operasi penindakan hukum terhadap KKB.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, jenazah ditemukan tewas oleh istri dan anaknya di sekitar Mile 50 area PT Freeport Indonesia, Senin (22/3/2021) tepatnya di pinggiran kali tidak jauh dari camp miliknya.

"Sekitar jam 9 malam, dia (korban-red) sebagai kepala camp di Mile 50. Camp itu ada empat orang bersama istri dan kedua anak. Malam itu karena bulan terang, korban meninggalkan keluarga untuk pergi berburu," kata saudara korban, Eriamus Magai.

Eriamus mengungkapkan, pada malam kejadian, satu di antara anak korban mendengar suara dentuman.

Namun, hingga pagi, korban belum juga kembali ke camp.

Baca juga: Beredar Video Ancaman dari KKB Papua, TNI: Kami akan Buru dan Tindak Tegas

Istri dan anak korban kemudian mencari keberadaan korban dan akhirnya menemukan sosok mayat di pinggir kali.

"Sekali lagi, dia bukan OPM. Dia hanya masyarakat biasa. Tujuannya hanya mencari nafkah untuk hidup. Saat itu dia turun ke pinggir kali," ujar Eriamus.

Keluarga lain korban, Neri Magai menyesalkan adanya warga sipil yang menjadi korban operasi militer TNI-Polri, khususnya di area pendulangan.

Ia meminta Komnas HAM maupun LSM yang ada turut menangani kasus tersebut.

"Ini termasuk pelanggaran hukum. Almarhum bukan OPM tapi api murni warga sipil. Aparat harus bisa membedakan KKB dengan masyarakat yang mendulang. Mereka bukan kelompok yang dikejar TNI-Polri," ujarnya.

Keluarga korban juga menuntut pelaku untuk diproses hukum.

Berita lain terkait penembakan di Papua

(Kontributor TribunPapua.com/Musa Abubar)

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved