Breaking News:

Polisi Limpahkan Berkas Pelaku Penggelapan Uang Senilai Rp200 Juta Lebih Ke Jaksa 

Unit Reskrim Kepolsian Sektor Jayapura Selatan menyerahkan pria berinisial TH (39) atas kasus Penggelapan uang sebesar Rp 200 juta ke JPU.

(Humas Polda Papua)
Unit Reskrim Kepolsian Sektor Jayapura Selatan menyerahkan pria berinisial TH (39) atas kasus Penggelapan uang sebesar Rp200 juta lebih ke Jaksa 
TRIBUNPAPUA.COM - Unit Reskrim Kepolsian Sektor Jayapura Selatan menyerahkan pria berinisial TH (39) atas kasus Penggelapan uang sebesar Rp 200 juta lebih ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Kantor Kejaksaan Negeri Jayapura, Selasa (23/3/2021).

Kapolsek Jayapura Selatan AKP Yosias Pugu mengatakan, penyerahan TH karena berkas perkaranya telah dinyatakan lengkap (P.21) oleh pihak kejaksaan berdasarkan surat hasil penelitian berkas perkara nomor : B-99 / R.1.10 / Eku.1 / 3 / 2021.

Dia menjelaskan, TH disidik berdasarkan laporan polisi nomor : LP / 35 / I / 2021 / Sek Japsel tanggal 19 Januari 2021 tentang penggelapan yang dilakukan di Kantor CV. Maju Makmur Jalam Raya Kelapa Dua Entrop Distrik Jayapura Selatan.

Baca juga: BNPT Berwacana Tetapkan KKB Papua sebagai Organisasi Terorisme, Komnas HAM: Jangan Gegabah

Pelaku TH yang berstatus sales pada PT.Ajinomoto Sales Indonesia yang awalnya diperbantukan ke CV. Maju Makmur pada bagian sales / Pemasaran Lapangan dan dalam pelaksanaannya ada beberapa hasil penjualan barang yang dananya digunakan secara pribadi oleh TH.

Akibat dari perbuatannya, CV. Maju Makmur mengalami kerugian sebesar Rp. 285.786.172 (Dua ratus delapan puluh lima juta tujuh ratus delapan puluh enam ribu seratus tujuh puluh dua rupiah). 

"Atas kerugian tersebut saudara Adi selaku staf  internal kontrol CV. Maju Makmur selaku korban melaporkan tindakan yang dilakukan oleh TH ke pihak Kepolisian," katanya.

Saat ini TH diserahkan bersama barang bukti dokumen-dokumen yang ada dan diterima oleh jaksa. 

Ia menambahkan, atas perbuatannya, TH disangkakan Primer Pasal 374 KUHP Subsider Pasal 372 KUHP Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. 

(Kontributor TribunPapua.com/Musa Abubar)
Penulis: Musa Abubar
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved