Kamis, 30 April 2026

Seorang Warga di Mimika Diduga Jadi Korban Salah Tembak Aparat Keamanan

Seorang warga di Kwamki Narama, Mimika, Papua, diduga menjadi korban penembakan oleh aparat keamanan pada Minggu (21/3/2021).

Tayang:
Penulis: Musa Abubar | Editor: Astini Mega Sari
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi jenazah - Seorang warga di Kwamki Narama, Mimika, Papua, diduga menjadi korban penembakan oleh aparat keamanan pada Minggu (21/3/2021). 

TRIBUNPAPUA.COM - Seorang warga di Kwamki Narama, Mimika, Papua, diduga menjadi korban penembakan oleh aparat keamanan pada Minggu (21/3/2021).

Korban diduga ditembak karena dikira sebagai anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Dari data informasi yang diterima TribunPapua.com, Selasa (23/3/2021), korban yang diketahui bernama Demianus Magai, diduga tewas ditembak oleh oknum petugas yang bertugas dalam operasi penindakan hukum terhadap KKB.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, jenazah ditemukan tewas oleh istri dan anaknya di sekitar Mile 50 area PT Freeport Indonesia, Senin (22/3/2021) tepatnya di pinggiran kali tidak jauh dari camp miliknya.

Baca juga: Beredar Video Ancaman dari KKB Papua, TNI: Kami akan Buru dan Tindak Tegas

"Sekitar jam 9 malam, dia (korban-red) sebagai kepala camp di Mile 50. Camp itu ada empat orang bersama istri dan kedua anak. Malam itu karena bulan terang, korban meninggalkan keluarga untuk pergi berburu," kata saudara korban, Eriamus Magai.

Eriamus mengungkapkan, pada malam kejadian, satu di antara anak korban mendengar suara dentuman.

Namun, hingga pagi, korban belum juga kembali ke camp.

Istri dan anak korban kemudian mencari keberadaan korban dan akhirnya menemukan sosok mayat di pinggir kali.

"Sekali lagi, dia bukan OPM. Dia hanya masyarakat biasa. Tujuannya hanya mencari nafkah untuk hidup. Saat itu dia turun ke pinggir kali," ujar Eriamus.

Keluarga lain korban, Neri Magai menyesalkan adanya warga sipil yang menjadi korban operasi militer TNI-Polri, khususnya di area pendulangan.

Baca juga: Beredar Video Ancaman KKB Papua akan Lakukan Serangan, Targetkan TNI-Polri hingga Bupati Paniai

Ia meminta Komnas HAM maupun LSM yang ada turut menangani kasus tersebut.

"Ini termasuk pelanggaran hukum. Almarhum bukan OPM tapi api murni warga sipil. Aparat harus bisa membedakan KKB dengan masyarakat yang mendulang. Mereka bukan kelompok yang dikejar TNI-Polri," ujarnya.

Keluarga korban juga menuntut pelaku untuk diproses hukum.

Sebelumnya, dua warga sipil berinisial RW dan EAD juga tewas ketika hendak mencari ikan di Kali Mile 34 area PT Freeport Indonesia, Selasa (14/4/2020).

Sampai saat ini, pelaku penembakan belum diungkap kepada publik.

Sementara Kapolda Papua bersama Pangdam VII Cenderawasih mengunjungi langsung keluarga korban dan membentuk tim khusus untuk melakukan penanganan.

Disclaimer: TribunPapua sedang berusaha mencari konfirmasi terkait penembakan tersebut dari pihak TNI-Polri.

Berita lain terkait KKB Papua

(Kontributor TribunPapua.com/Musa Abubar)

Sumber: Tribun Papua
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved