Breaking News:

KKB Papua

Berkas Kasus Bripka MRA dan SAP yang Jual Senjata dan Amunisi ke KKB Papua, Masuk ke Kejaksaan

Berkas perkara kasus oknum polisi yang diduga menjual amunisi dan senjata kepada KKB dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Ambon.

dok. Polda Papua
Barang bukti senjata api dan amunisi yang digunakan Kelompok Bersenjata Papua (KKB). 

TRIBUNPAPUA.COM -  Berkas perkara kasus oknum polisi yang diduga menjual amunisi dan senjata kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Ambon.

Diketahui, sebelumnya Bripka MRA dan Bripka SAP ketahuan menjual senjata api dan amunisi kepada KKB Papua.

Penangkapan 2 oknum polisi itu berawal dari penangkapan seorang warga Bentuni yang kedapatan membawa senjata api dan amunisi, Rabu (10/2/2021).

Sebanyak enam tersangka itu terdiri dari empat warga sipil dan dua oknum polisi.

"Sudah dilakukan penyerahan tahap dua dari penyidik Satuan Reskrim Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease ke Kejari Ambon," kata Kasubag Humas Polresta setempat, Ipda Ishak Leatemia di Ambon seperti dikutip dari Antara, Sabtu (27/3/2021).

Menurut dia, dalam proses penyerahan tahap dua, penyidik menyerahkan berkas acara pemeriksaan para tersangka dan barang bukti ke kejaksaan.

Keempat tersangka yang merupakan warga sipil tersebut berinisial AT, SN, RMP, dan HM.

Baca juga: KKB Papua Klaim Telah Tembak Mati 5 Prajurit TNI di Nduga, Pangdam Cenderawasih: Itu Hoaks

Sementara dua oknum polisi berinisial Bripka MRA dan Bripka SAP.

Selain itu, penyidik sudah menyerahkan barang bukti seperti kartu anjungan tunai mandiri (ATM), buku tabungan, dan sebuah sepeda motor yang digunakan oknum pelaku.

Kejari Ambon menahan para tersangka

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved