Breaking News:

KKB Papua

Satgas Nemangkawi Buru KKB Papua Jhony Botak Hidup atau Mati, Ini Aksi Kriminal yang Dilakukannya

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dipimpin Jhony Botak yang dipimpinnya kini tengah diburu Satgas Nemangkawi hidup atau mati.

(TRIBUNNEWS/PUSPEN TNI)
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua kembali berulah dan kali ini menembak seorang warga sipil, Ramli (32 th) di Kampung Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Senin (8/2/2021). 

TRIBUNPAPUA.COMKelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dipimpin Jhony Botak yang dipimpinnya kini tengah diburu Satgas Nemangkawi hidup atau mati.

Hal ini sesuai dengan perintah Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri baru-baru ini.

1. Tembak Bharatu Doni Priyanto

Nama Joni Botak baru muncul setelah terjadi kontak senjata di Jipabera, sekitar Kampung Aroanop pada 28 Februari 2020.

Baku tembak itu berujung pada gugurnya Bharatu (Anumerta) Doni Priyanto, anggota Brimob Resimen III Jakarta.

KKB Papua Joni Botak juga disinyalir hampir menyandera tiga orang guru SD Inpres Baluni, Aroanop.

Baca juga: Berkas Kasus Bripka MRA dan SAP yang Jual Senjata dan Amunisi ke KKB Papua, Masuk ke Kejaksaan

Melansir dari Tribata.polri.go.id, gerombolan KKB Papua Joni Botak juga melakukan serangan di kantor Polsek Tembagapura.

Saat kontak tembak antara aparat Brimob dengan KKB pimpinan Joni Botak di Jipabera, pada Jumat (28/2/2020) petang itu, tiga anggota KKB dilaporkan juga terkena tembakan oleh peluru aparat.

Kondisi ketiga anggota KKB tersebut hingga kini tidak diketahui nasibnya lantaran langsung dibawa lari oleh rekan-rekannya.

Termasuk soal keberadaan KKB di kawasan Aroanop, tepatnya di Kampung Baluni dan Jagamin baru diketahui setelah tiga orang guru yang bertugas di SD Inpres Baluni sempat disandera oleh kelompok separatis bersenjata itu sejak 15 Februari hingga 18 Februari.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved