Breaking News:

Tanggapi soal Gubernur Papua Lukas Enembe Masuk ke PNG Ilegal, Mardani Ali Sera: Tentu Disayangkan

Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera memberikan tenggapan Gubernur Papua Lukas Enembe masuk secara ilegal ke PNG.

Papua.go.id
Gubernur Papua Lukas Enembe 

TRIBUN-PAPUA.COM - Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera memberikan tenggapan Gubernur Papua Lukas Enembe masuk secara ilegal ke Papua Nugini (PNG).

Bahkan Lukas Enembe dideportasi dari imigrasi Papua Nugini setelah sempat dua hari bermalam di sana dan mendapat teguran dari Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Mardani Ali Sera pun menyayangkan hal tersebut.

Baca juga: 7 Fakta Lukas Enembe ke Papua Nugini Berujung Deportasi, Akui Berobat hingga Dijemput TNI-Polri

"Tentu disayangkan kejadian ini. Gubernur adalah simbol tertinggi daerah. Semua mesti legal dan menjadi contoh. Kejadian ini bisa membuat Indonesia (berada di posisi) tidak nyaman," ujar Mardani, ketika dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (3/4/2021).

Di sisi lain, Mardani juga meminta semua pihak mempertimbangkan kondisi kesehatan yang menjadi alasan Lukas Enembe masuk ke Papua Nugini.

Dengan masuknya Lukas Enembe melalui jalur tak resmi, Mardani menilai mungkin kondisi darurat sedang dialami yang bersangkutan.

"Perlu dipertimbangkan pula kondisi derajat kesehatan Gubernur Papua. Boleh jadi masuk kategori darurat sehingga menempuh jalur tidak resmi," jelasnya.

Hanya saja, Mardani menegaskan keputusan pemberian sanksi ada di tangan Kementerian Dalam Negeri.

"Ini juga bisa diambil pelajaran untuk menertibkan dan membuat aturan yang memudahkan bagi warga kedua negara untuk saling berhubungan. Terkait sanksi, Kementerian Dalam Negeri yang berhak memutuskan," katanya.

Baca juga: Fakta Gubernur Papua Lukas Enembe Dideportasi dari PNG, Naik Ojek hingga Tak Punya Izin Tinggal

Diketahui, Gubernur Papua Lukas Enembe dideportasi dari imigrasi Papua Nugini (PNG) setelah sempat dua hari bermalam di sana.

Halaman
1234
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved