Breaking News:

Bupati Yahukimo Sebut Harga BBM Tidak Normal: Rp 25.000 per Liter di Luar SPBU

Bupati Yahukimo Abock Busup menyebut harga bahan bakar minyak (BBM) di Yahukimo  tidak sesuai seperti yang diterapkan oleh pemerintah pusat.

(Tribun-papua.com/Musa Abubar)
Bupati Yahukimo Abock Busup (kanan) 

Laporan Wartawan Tribun-papua.com, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Bupati Yahukimo Abock Busup menyebut harga bahan bakar minyak (BBM) di Yahukimo  tidak sesuai seperti yang diterapkan oleh pemerintah pusat.

Harga yang tak sesuai aturan pusat itu adalah harga BBM yang dijual di luar SPBU.

"Harga eceran bensin di Yahukimo ada yang Rp 25.000 per liter itu di luar SPBU," kata Bupati Abock di Jayapura, Senin (5/4/2021).

Abock mengatakan pihaknya tak banyak mengkritisi kenaikan harga BBM ini lantaran kini pemerintah pusat melakukan pemulihan ekonomi.

Hal serupa juga disampaikan Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Yahukimo, Betus Wahla.

Baca juga: Polemik Pelantikan 517 Kepala Kampung di Yahukimo, DPRD Nilai Ilegal, Bupati Sebut Sesuai Prosedur

Menurut Betus, harga BBM di wilayahnya tergantung transportasi kapal melalui jalur sungai dari Timika, Asmat lalu ke Yahukimo.

Jika kapal yang membawa masuk BBM datang lebih cepat maka harganya tidak terlalu mahal.

"Kapal penangkut BBM yang masuk ke Yahukimo ini cukup lama datangnya, biasanya satu bulan baru bisa sampai ke Yahukimo," katanya.

Menurut dia, harga BBM per liter di SPBU masih tetap satu harga, harganya normal seperti di kota besar lainnya.

"Biasanya kalau mahal itu, masyarakat sudah beli lalu jual lagi, harga per liternya Rp25.000 per liter," ujarnya.

Ia menambahkan, biasanya BBM di SPBU yang ada di Yahukimo hanya bisa bertahan selama sebulan. (*)

Berita lainnya terkait Yahukimo

Penulis: Musa Abubar
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved