Breaking News:

Kepsek dan Guru Sulut Tangan 10 Siswa dengan Korek Api, Berawal dari Uang Rp 12.500 yang Hilang

Tangan 10 siswa sekolah disulut dengan korek api oleh guru dan kepala sekolah mereka.

Thinkstock
Ilustrasi anak menangis - Tangan 10 siswa sekolah disulut dengan korek api oleh guru dan kepala sekolah mereka. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Tangan 10 siswa sekolah disulut dengan korek api oleh guru dan kepala sekolah mereka.

Insiden tersebut terjadi di Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Dadapan, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Aksi guru dan kepala sekolah itu dilakukan gara-gara uang Rp 12.500.

Kapolsek Gucialit Iptu Joko Try mengatakan, kejadian itu bermula saat uang tabungan siswa kelas 4 hilang pada Jumat (26/3/2021 ).

Uang Rp 12.500 itu berasal dari tabungan 12 orang siswa di kelas itu.

Saat jam istirahat, uang tabungan siswa itu ditinggalkan di atas meja. Namun, saat kembali diperiksa uang itu telah hilang.

Baca juga: Lupa Pakai Jilbab saat Kakak Ipar Datang Bertamu, Istri Dipukuli Suami dan Diancam Disiram Air Keras

SMu (24) yang merupakan wali kelas yang juga guru di kelas itu menanyakan keberadaan uang tersebut kepada siswanya. Namun, tidak ada satupun yang mengaku.

"Tidak ada yang mengaku. Kemudian ditakut-takuti lah dengan metode yang kurang lazim, disulut dengan korek gas oleh wali kelas," kata Joko melalui sambungan telepon, Selasa (6/4/2021).

Ketika itu, ada 10 siswa yang disulut tangannya.

Meski diperlakukan seperti itu, tidak ada dari 10 siswa itu yang mengaku mengambil uang tersebut.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved