Breaking News:

Kepsek dan Guru Sulut Tangan 10 Siswa dengan Korek Api, Berawal dari Uang Rp 12.500 yang Hilang

Tangan 10 siswa sekolah disulut dengan korek api oleh guru dan kepala sekolah mereka.

Thinkstock
Ilustrasi anak menangis - Tangan 10 siswa sekolah disulut dengan korek api oleh guru dan kepala sekolah mereka. 

SMu lantas melapor ke kepala sekolah berinisial SMa (45). Kepala sekolah kemudian memanggil tiga dari 10 siswa.

Kepala sekolah tersebut juga menyulut telapak tangan kanan ketiga siswa itu. Akibatnya, tangan mereka melepuh.

Baca juga: Detik-detik Kronologi Siswi Melahirkan Bayi di UKS Sekolah, Temannya Panik Panggil Guru

Para orangtua murid yang melihat tangan anaknya melepuh kemudian meminta klarifikasi pihak sekolah. 

Guru dan kepala sekolah akhirnya meminta maaf kepada orangtua siswa dengan dimediasi oleh kepala desa setempat. Saat itu, kasus itu dianggap selesai.

"Pada saat kejadian guru sudah meminta maaf kepada wali siswa lewat kepala desa. Sudah buat pernyataan, di situ sudah selesai sebetulnya," kata Joko.

Namun, beberapa hari setelahnya ada sebagian orangtua siswa yang menginginkan kepala sekolah itu diberhentikan akibat kasus itu.

Orangtua siswa itu lantas melaporkan guru dan kepala sekolah ke pihak kepolisian pada Rabu (31/3/2021).

"Akhirnya melapor ke polisi hari Rabu tanggal 31. Setelah dilapori, kami koordinasi dengan Muspika dan Kemenag. Kemudian hari Kamis (guru dan kepala sekolah) dipanggil oleh KUA. Langsung saat itu diberhentikan," jelasnya.

Baca juga: Gara-gara Buat Video TikTok, Siswi SMA di Sumenep Ini Diduga Dilecehkan oleh Oknum Gurunya

Hasil koordinasi antara Muspika dan Kemenag, guru tersebut dipecat dari sekolah, sedangkan SMa diberhentikan dari kepala sekolah terhitung sejak Kamis (1/4/2021).

Pada Senin (5/4/2021), keduanya diperiksa oleh pihak kepolisian.

Halaman
123
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved