Breaking News:

KKB Papua

Nilai KKB Tak Murni Perjuangkan Kemerdekaan, Tokoh Perempuan Papua: Sarana Politik Sejumlah Orang

Tokoh perempuan Papua, Rehina menilai saat ini KKB sudah tidak murni ingin menyuarakan kemerdekaan Papua, tapi ada unsur politik yang menunggangi.

(TRIBUNNEWS/PUSPEN TNI)
Ilustrasi KKB - Tokoh perempuan Papua, Rehina Belau menilai saat ini Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sudah tidak murni ingin menyuarakan kemerdekaan Papua, tetapi ada kepentingan politik sejumlah orang di belakangnya. 

TRIBUN-PAPUA.COM - Tokoh perempuan Papua, Rehina Belau menilai saat ini Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua sudah tidak murni ingin menyuarakan kemerdekaan Papua, tetapi ada kepentingan politik sejumlah orang di belakangnya.

Menurutnya KKB Papua saat ini tidak lagi sepenuhnya mendukung kemerdekaan Papua, tapi ada unsur politik yang menunggangi.

Sementara itu, kondisi KKB Papua saat ini sudah terdesak Satgas Nemangkawi dan tak dapat dukungan dari masyarakat.

Melansir dari Antara, Rehina menyebut KKB Papua saat ini masih menjadi musuh nyata bagi aparat TNI-Polri karena kerap menebar teror dan ancaman kepada masyarakat.

Ilustrasi KKB
Ilustrasi KKB (FACEBOOK.COM/TPNPB)

Dikatakan, gerakan KKB Papua sebenarnya dianggap sudah tidak murni menyuarakan perjuangan kemerdekaan seperti saat OPM Masih ada.

"KKB Papua saat ini diduga hanya digunakan sebagai sarana kepentingan politik oleh sejumlah orang," ucap tokoh intelektual perempuan Papua itu, Senin (5/4/2021).

Baca juga: Sebut OPM di Papua Sudah Punah, Tokoh Pemuda Ali Kabiay: Yang Ada KKB di Pegunungan

Ia menyebut, gerakan teror bersenjata oleh KKB Papua selalu diikuti Front KKP atau Kelompok Kriminal Politik dan Klandestin dengan memanfaatkan media sosial.

Menurut Rehina, KKB Papua membuat narasi yang membangun ketidakpercayaan kepada Pemerintah dalam upaya memenuhi kepentingan rakyat.

Rehina menyebut, KKB Papua saat ini sebenarnya tidak begitu banyak dan posisi sedang terjepit.

Berbagai teror dilakukan untuk membangun kembali kekuatannya serta merekrut pemuda putus sekolah dan anak-anak di bawah umur.

Halaman
1234
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved