Breaking News:

Viral Video Polisi Buang Botol Bekas Miras ke Laut, Kapolres Mimika: Saya Minta Maaf

Viral di media sosial sebuah video polisi menumpahkan miras dan membuang botolnya ke laut di pinggir dermaga di Timika, Papua.

(POLRES MIMIKA)
Polisi menyewa perahu masyarakat ikut membantu membersihkan botol plastik yang terbuang di laut pinggir dermaga Poumako. Ini dilakukan setelah pemusnahan miras pada Sabtu (3/4/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan sejumlah polisi menumpahkan minuman keras (miras) dan membuang botolnya ke laut di pinggir dermaga di Timika, Papua.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata tidak menampik bahwa personel dalam video tersebut merupakan anak buahnya yang bertugas di Polsek Pelabuhan Poumako, Distrik Mimika Timur.

Dia menyampaikan permohonan maaf atas tindakan anak buahnya telah membuang botol miras ke laut yang dapat mengganggu ekosistem di laut.

Era memerintahkan agar setiap temuan miras dari hasil razia untuk dibawa ke Polres Mimika dan kemudian dimusnahkan di tempat yang tidak mengganggu lingkungan.

Baca juga: Viral Sopir Kembalikan Uang Rp 10 Juta yang Jatuh di Jalan: Sampai Gemetar Lihat Uang Sebanyak Itu

"Saya selaku Kapolres menyampaikan permintaaan maaf atas tindakan yang dilakukan oleh anggota saya," kata Era kepada Kompas.com, Sabtu (10/4/2021).

Era menuturkan, peristiwa itu terjadi pada 3 April 2021, pukul 16.30 WIT.

Saat itu, kapal penumpang KM Sirimau milik Pelni sedang bersandar di Pelabuhan Poumako.

Polisi yang bertugas kemudian bersama instansi terkait melakukan razia terhadap barang bawaan penumpang yang turun.

Hal ini untuk mengantisipasi masuknya barang-barang berbahaya, termasuk minuman keras (miras).

Baca juga: Viral Oknum TNI Bubarkan Paksa Hajatan sambil Berkata Kasar, Dandim Minta Maaf

"Perlu diketahui bahwa kegiatan razia tersebut adalah untuk mencegah masuknya minuman keras ilegal ke Kabupaten Mimika, yang di mana selain berbahaya untuk kesehatan, minuman keras tersebut menjadi sumber penyebab terjadinya kejahatan di Mimika," ujar Era.

Halaman
12
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved