Breaking News:

KKB Papua

DPPAD Papua Terus Berupaya Evakuasi Guru-guru dari Beoga, Ada 2 yang Sudah Berhasil Keluar

Kepala DPPAD Papua, menyebutkan sudah ada dua guru yang berhasil dievakuasi pascapenembakan guru oleh KKB di Beoga.

(Humas Polda Papua)
Proses evakuasi jenazah guru yang jadi korban penembakan KKB di Beoga, Puncak, Papua 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Arsip Daerah (DPPAD) Papua, Christian Sohilaid menyebutkan sudah ada dua guru berserta keluarga mereka yang berhasil dievakuasi pasca-penembakan guru oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

"Saat jenazah dua guru dievakuasi untuk diterbangkan ke Makassar, ada dua guru beserta keluarganya ikut dalam evakuasi itu, dan saya pikir itu hal baik," kata Sohilaid ketika dikonfirmasi Tribun-papua.com di Jayapura, Senin (12/4/2021).

Sohilaid menjelaskan, proses pendataan dan evakuasi guru di Beoga sebenarnya adalah tugas Dinas Pendidikan Kabupaten Puncak.

Namun karena faktor jaringan di sana, sehingga pihaknya mengambil alih proses evakuasi tersebut.

Baca juga: KKB Kuasai Beoga Papua, Pergeseran Pasukan dan Evakuasi 49 Warga Terhambat

"Saya sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian dalam hal ini Polres Puncak terkait bagaimana melakukan pengamanan terhadap para guru yang masih di sana," ujarnya.

Menurut Sohilaid, masih ada tujuh guru yang saat ini masih berada di Koramil Boega, pihaknya sementara masih mengupayakan proses evakuasi tujuh guru tersebut.

"Saat ini kami masih berupaya untuk melakukan evakuasi terhadap tujuh guru tersebut, namun kami kembalikan kepada tujuh guru tersebut apakah mau dievakuasi atau tidak. Ini semua tergantung situasi dan keamanan di Beoga," katanya.

Lebih lanjut, Sohilaid mengatakan pihaknya akan melakukan trauma healing bagi para guru di Beoga yang berhasil dievakuasi.

Baca juga: KKB Kembali Bakar Sekolah, Kapolsek Beoga: Kami Harap Personel Perkuatan Segera Masuk

Berita lainnya terkait KKB Papua

Penulis: Musa Abubar
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved