Breaking News:

KKB Papua

Aparat Keamanan Kuasai Beoga, Polisi Bakal Lakukan Olah TKP Kasus Penembakan dan Pembakaran oleh KKB

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri memastikan Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, sudah dikuasai aparat gabungan.

Tribun-papua/Musa Abubar
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius D Fakhiri memastikan Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, sudah dikuasai aparat gabungan.

Fakhiri menyebut pihaknya bakal melakukan olah tempat kejadian perkara pasca-penembakan dan pembakaran sekolah yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Kita pastikan dulu kalau sudah aman, maka kita akan olah TKP penembakan guru di dua okasi berbeda dan pembakaran sekolah serta rumah guru," kata Fakhiri kepada awak media di Jayapura, Rabu (14/4/2021).

Tim yang akan melakukan olah TKP nantinya diturunkan dari Polda Papua untuk membantu Polres Puncak.

Baca juga: Satgas Nemangkawi Mendarat di Beoga setelah Brimob dan Raider Pukul Mundur KKB dari Bandara

"Tim yang olah TKP dari Polres bahkan kami akan turunkan tim dari Direktorat Kriminal Umum Polda Papua untuk mem-back up," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, selama sepakan terakhir, KKB pimpinan Sabinus Waker terus melakukan aksi teror di Beoga.

KKB menembak mati dua guru, membakar gedung sekolah, mengganggu akses penerbangan di bandara udara, membakar helikopter, hingga terlibat kontak tembak di Distrik Beoga Kabupaten Puncak.

Polda Papua telah mengirim satu peleton anggota Brimob ke Beoga untuk penebalan pasukan. 

Baca juga: Kapolda Papua Ungkap Sumber 30 Pucuk Senjata Api Milik KKB di Kabupaten Puncak

Berita lainnya terkait KKB Papua

Penulis: Musa Abubar
Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved