Breaking News:

KKB Papua

KKB Lari Kocar-kacir saat Dengar Suara Peluit, Natalina Selamat namun Trauma Kembali ke Papua

Natalina Pamean yang sempat diserang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi trauma dan tak ingin kembali lagi ke Papua.

(KOMPAS.com/MUH. AMRAN AMIR)
Keluarga korban penembakan KKB 2 orang guru, tiba di kampung halaman Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Senin (12/04/2021) 

Suara peluit bubarkan KKB

Beberapa menit kemudian, dari kamar mandi Natalina mendengar suara peluit.

"Pas ada suara peluit, mereka (KKB) seperti lari berhamburan. Mungkin tentara datang. Saat itu juga saya keluar dan langsung mendatangi suami saya yang sudah sekarat," jelasnya.

Namun setelah itu, rumahnya kembali diserang KKB.

Baca juga: Kejar KKB yang Tembak Mati Tukang Ojek di Puncak, Kapolda Papua: Kami akan Tindak Tegas Kelompok Ini

Dalam kondisi panik, Natalina lalu bersembunyi ke rumah tetangga hingga pendeta datang untuk mengevakuasi.

"Pas saya sembunyi, Pak Pendeta datang. Saat itu KKB juga sudah melarikan diri. Saya tidak sempat lagi melihat suami saya karena kami dengan cepat dievakuasi," ujarnya.

Pulang ke Toraja, tak ingin kembali ke Papua

Natalina kemudian membawa jenazah suaminya pulang ke kampung halamannya, Dusun Pebulian, Lembang Sa'dan Pebulian, Kecamatan Sa'dan, Toraja Utara.

Setelah insiden tersebut, Natalina mengaku tak ingin lagi kembali ke Papua karena trauma.

"Saya sudah tidak mau kembali kesana, masih trauma sampai sekarang," ungkap Natalina.

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved