Breaking News:

KKB Papua

Masyarakat Papua Trauma akan Ulah KKB, MRP Bentuk Tim Penyelesaian Kasus Penembakan di Ilaga

Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Timotius Murib meminta dengan tegas agar KKB tak lagi melakukan kekerasan dan baku tembak di depan masyarakat.

(Tribunpapua.com/Musa Abubar)
Suasana rapat koordinasi MRP bersama Forkompinda, Wali Kota dan para bupati se-Papua di Gedung Negara, Jayapura, Jumat (16/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Timotius Murib meminta dengan tegas agar Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) tak lagi melakukan kekerasan dan baku tembak di depan masyarakat.

Peristiwa penembakan KKB kepada guru ini adalah bentuk kekerasan yang fatal dan pihak MRP sudah membentuk tim untuk penyelesaian kasus ini.

"Tragedi ini menyebabkan masyarakat di pegunungan trauma dan sangat disayangkan karena mereka tidak menerima haknya untuk mendapatkan pendidikan yang layak," katanya kepada Tribun-Papua.com di Jayapura, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Kapolres Puncak Sebut Ali Mom Dibacok dan Ditembak oleh KKB, di Lokasi yang Gelap dan Rawan

Mathius mengatakan, perasaan kecewa itu muncul ketika masyarakat tidak menikmati fasilitas yang disediakan oleh pemerintah akibat aksi penembakan guru dan pembakaran sekolah.

"MRP sebagai lembaga kenegaraan yang melindungi Orang Asli Papua (OAP) mengutuk aksi-aksi KKB," katanya.

Menurut dia, seketika mereka menembak seorang guru, itu sama halnya seperti memusnahkan generasi penerus orang Papua.

"Dan itu harus dipahami oleh KKB, jangan mereka membuat rusuh di tengah masyarakat," tambah dia.

Sebelumnya, peristiwa pertama terjadi pada Kamis (8/4/2021) pukul 09.30 WIT, di mana KKB pimpinan Sabinus Waker menembak mati seorang guru SD bernama Oktovianus Rayo (42) saat korban berada di dalam kiosnya.

Kemudian, KKB lainnya menembak mati Yonatan Randen, guru di Distrik Beoga, Jumat (9/4/2021).

Korban tewas ditembak di rumahnya.

Berita lain tentang KKB Papua

(*)

Penulis: Musa Abubar
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved