KKB Papua

Dapat Info dari Warga, Kapolda Papua Sebut KKB Lakukan Kekerasan Seksual ke Anak-anak

Kapolda Papua KKB diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Tribun-papua/Musa Abubar
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri 

Laporan Wartawan Tribun-Papua, Musa Abubar

TRIBUN-PAPUA.COM - Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengungkap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Hal ini berdasarkan dari hasil penyelidikan Satgas Nemangkawi yang sudah berada di Beoga.

"Dari olah TKP awal, ada informasi dari masyarakat, rupanya (KKB) tidak hanya melakukan pembakaran tetapi ada juga kekerasan seksual terhadap anak-anak," ujar Fakhiri, di Jayapura, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Kronologi Lengkap Tukang Bakso di Intan Jaya Tiba-tiba Dibacok, Pelaku Diduga KKB Papua

Hanya saja, ia belum bisa menyebut berapa anak-anak yang diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan KKB di Beoga.

Ia pun menyayangkan aksi KKB yang sudah mengarah kepada tindakan asusila yang bisa menyebabkan trauma bagi para korban.

Warga Resah

Dari rilis yang diterima Tribun-Papua, Sabtu (17/4/2021), Pendeta Jupinus Wama yang merupakan pegawai distrik di Julukoma dan juga sebagai penggembala di gereja, bersama warga menghampiri aparat.

Mereka dengan suara sedih mereka mengucap syukur, karena aparat TNI-Polri sudah berhasil menempati dan mengamankan perkampungan warga dari kecaman KKB.

Baca juga: Kapen Kogabwilhan III Sebut OPM Sudah Frustasi, Sebarkan Kabar Lama soal TNI Membelot ke KKB

Pdt Jupinus juga menyampaikan bahwa tindakan KKB sudah sangat tidak bermoral, dan melewati batas.

KKB tak hanya merusak, membunuh, membakar, namun juga memperkosa anak anak perempuan di Kampung Beoga.

“Kami para Gembala sudah tidak dianggap lagi, kampung kami (Beoga) sudah hitam karena mereka KKB. Masyarakat marah, tuan tanah marah, Tuhan marah, kami semua sudah marah sekarang. Karena yang mereka kasih hancur bukan hanya gedung sekolah saja, tapi kita punya anak-anak perempuan mereka kasih hancur, kami sudah di rumah rumah pu mereka kasih hancur," ucap Pdt Jupunis bersama warga setempat.

Pasca-rentetan kegiatan teror yang dilakukan KKB kepada masyarakat Beoga , kehadiran aparat keamanan sangat memberikan semangat dan mengurungkan rasa takut mereka untuk bersembunyi di hutan.

“Sekarang sudah aman , bapak-bapak sudah datang kita panggil kembali keluarga yang sudah hilang di hutan dan guru guru,” ujar bapak Gembala kepada aparat keamanan.

Berita lain tentang KKB Papua

(Kompas.com/ Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KKB Diduga Melakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak-anak"

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved