Breaking News:

Dituntut 7 Tahun Penjara karena Main Wanita Pakai Dana Covid-19, Kades Ini Minta Belas Kasihan Hakim

kades Sukowarno, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan dituntut tujuh tahun penjara dalam persidangan kasus dugaan korupsi dana Covid-19.

TribunSumsel.com/Shinta Dwi Anggraini
Sidang virtual dugaan korupsi dana BLT Covid-19 yang digelar di Pengadilan Negeri Palembang, Senin (19/4/2021). 

TRIBUN-PAPUA.COM - Kepala desa (kades) Sukowarno, Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan dituntut tujuh tahun penjara dalam persidangan kasus dugaan korupsi dana Covid-19 Desa Sukowarno pada Senin (19/4/2021).

Diketahui, oknum kades tersebut menggunakan dana Covid-19 untuk berjudi hingga main perempuan.

Sidang ini diisi dengan penyampaian pembelaan (pledoi) yang dibacakan secara langsung oleh Askari (43), oknum Kades Sukowarno yang kini berstatus terdakwa.

Baca juga: 2 Mahasiswi Jadi Tersangka dalam Insiden Kerusuhan di Manokwari, Praktisi Hukum Kawal Sampai Tuntas

Dalam persidangan, Askari memohon kepada hakim untuk memberinya keringanan hukuman dari tuntutan 7 tahun penjara yang diberikan JPU terhadapnya.

"Saya ini tulang punggung keluarga pak. Saya punya tanggung jawab terhadap istri dan anak-anak saya," ujar Askari dengan suara memelas dalam sidang yang digelar secara virtual itu.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai Sahlan Effendi tersebut, Askari berjanji tidak akan mengulangi kesalahannya melakukan tindak pidana korupsi.

"Saya janji pak hakim, tidak lagi akan saya ulangi. Saya mohon pak hakim beri keringanan hukuman," ucapnya.

Permohonan keringan hukuman juga disampaikan penasihat hukum terdakwa, Supendi SH MH.

Melalui pledoi tertulis, Supendi pada intinya merasa keberatan dengan tuntutan 7 tahun penjara terhadap kliennya.

"Kami juga keberatan pada tuntutan pidana tambahan terdakwa wajib mengganti uang sebesar Rp 187,2 juta sebagai ganti kerugian negara. Kami pastikan bahwa terdakwa tidak mampu untuk membayarnya karena terdakwa ini adalah satu-satunya orang yang mencari uang dalam keluarganya," ungkap Supendi dalam sidang yang digelar secara virtual ini.

Baca juga: OTK Diduga KKB Bacok Pedagang Bakso di Sugapa Intan Jaya, Korban Tiba-tiba Dibacok saat Jualan

Halaman
123
Editor: Roifah Dzatu Azmah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved