Breaking News:

KKB Papua

Satgas Nemangkawi Temukan Satu Selongsong Peluru di Lokasi Pembakaran oleh KKB di Kampung Dambet

Kasus pembakaran di Kampung Dambet, Beoga, dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) baru yang berasal dari kawasan setempat.

Dok. Satgas Nemangkawi
Puing-puing rumah guru yang dibakar KKB di Kampung Dambet, Beoga, Puncak, Sabtu (17/4/2021). 

Tidak hanya di situ, pada sore harinya KKB membakar tiga ruang SMAN 1 Beoga.

Kemudian pada Jumat (9/4/2021) sore, kelompok tersebut melakukan penembakan kepada Yonatan Randen, guru SMPN 1 Beoga di bagian dada.

Korban yang sempat dibawa masyarakat ke Puskesmas Beoga akhirnya meninggal dunia.

Proses evakuasi jenazah baru bisa dilakukan hari ini karena KKB masih berada di Lapangan Terbang Beoga.

Kedua jenazah baru dapat dievakuasi ke Mimika pada Sabtu (10/4/2021) setelah Pemerintah Kabupaten Puncak membayar sejumlah uang tebusan kepada KKB untuk membiarkan pesawat masuk ke Bandara Beoga.

Lalu pada Minggu (11/4/2021) malam, KKB kembali berulah dengan membakar sembilan ruang SMPN 1 Beoga.

Aksi pembakaran kembali dilakukan KKB pada Selasa (13/4/2021) siang dengan dua rumah menjadi sasarannya.

Baca juga: Aktivis WPNA Kecam Aksi Teror KKB di Papua: Pertumpahan Darah Tidak akan Memberikan Kebebasan

Lalu pada Rabu siang, Satgas Nemangkawi berhasil mendarat di Beoga setelah personel Brimob dan Raider 715 yang berada di Beoga berhasil memukul mundur KKB yang berada di Lapangan Terbang Beoga.

Kamis siang, Satgas Nemangkawi kembali berhasil masuk ke Beoga sehingga total 100 personel sudah berada di Beoga.

Di hari yang sama, 42 warga pendatang yang sebelumnya mengungsi di Koramil dan Polsek Beoga sudah berhasil dievakuasi ke Mimika.

Kemudian, KKB kembali berulah di Kampung Dambet pada 17 April 2021 dengan membakar gedung sekolah, rumah kepala suku dan tiga rumah dinas guru.

Berita lainnya terkait KKB Papua

(Kompas.com/Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini KKB Pelaku Pembakaran di Kampung Dambet Papua

Editor: Astini Mega Sari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved